Habisi 2 Milisi Taliban dengan AK-47, Gadis Ini Siap Bertarung Lagi
Kamis, 23 Juli 2020 - 06:36 WIB
loading...
A
A
A
Gul mengatakan ayahnya telah mengajarinya cara menembak dengan senapan serbu AK-47. "Saya bangga saya membunuh pembunuh orang tua saya," katanya.
"Saya membunuh mereka karena mereka membunuh orang tua saya, dan juga karena saya tahu mereka akan datang untuk saya dan adik lelaki saya."
Gul menyesal dia tidak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada ibu dan ayahnya. "Setelah saya membunuh kedua (milisi) Taliban, saya pergi untuk berbicara dengan orang tua saya, tetapi mereka tidak bernafas," katanya.
"Saya merasa sedih, saya tidak bisa berbicara dengan mereka untuk terakhir kalinya."
Warga Afghanistan ramai-ramai memuji Gul melalui media sosial. Foto-foto Gul yang mengenakan jilbab dan memegang AK-47 telah dibagikan secara luas di media sosial.
Ratusan orang telah meminta pemerintah untuk melindungi Gul dan keluarganya. "Saya menuntut presiden untuk membantu memindahkannya ke tempat yang aman karena keamanannya dan keluarganya berisiko," tulis aktivis hak-hak perempuan terkemuka dan mantan anggota parlemen Fawzia Koofi di Facebook.
Presiden Ashraf Ghani juga memuji Gul. "(Dia) membela keluarganya melawan musuh yang kejam," kata juru bicara presiden, Sediq Sediqqi, kepada AFP.
Seorang juru bicara Taliban telah mengonfirmasi operasi yang terjadi di daerah serangan itu, tetapi membantah bahwa salah satu milisi kelompok itu telah dibunuh oleh seorang gadis remaja.
"Saya membunuh mereka karena mereka membunuh orang tua saya, dan juga karena saya tahu mereka akan datang untuk saya dan adik lelaki saya."
Gul menyesal dia tidak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada ibu dan ayahnya. "Setelah saya membunuh kedua (milisi) Taliban, saya pergi untuk berbicara dengan orang tua saya, tetapi mereka tidak bernafas," katanya.
"Saya merasa sedih, saya tidak bisa berbicara dengan mereka untuk terakhir kalinya."
Warga Afghanistan ramai-ramai memuji Gul melalui media sosial. Foto-foto Gul yang mengenakan jilbab dan memegang AK-47 telah dibagikan secara luas di media sosial.
Ratusan orang telah meminta pemerintah untuk melindungi Gul dan keluarganya. "Saya menuntut presiden untuk membantu memindahkannya ke tempat yang aman karena keamanannya dan keluarganya berisiko," tulis aktivis hak-hak perempuan terkemuka dan mantan anggota parlemen Fawzia Koofi di Facebook.
Presiden Ashraf Ghani juga memuji Gul. "(Dia) membela keluarganya melawan musuh yang kejam," kata juru bicara presiden, Sediq Sediqqi, kepada AFP.
Seorang juru bicara Taliban telah mengonfirmasi operasi yang terjadi di daerah serangan itu, tetapi membantah bahwa salah satu milisi kelompok itu telah dibunuh oleh seorang gadis remaja.
(min)
Lihat Juga :