Kapal Induk AS Manuver Bareng AL Jepang dan Australia di Laut China Selatan

Kamis, 23 Juli 2020 - 01:30 WIB
loading...
A A A
"Kita akan membutuhkan satu miliar lebih orang di India, kita akan membutuhkan orang Australia," tulis Sydney Morning Herald mengutip pernyataan Pompeo. “Ini akan menyatukan semua demokrasi."

Pompeo pada 13 Juli lalu menempatkan AS dalam catatan sebagai pihak yang menolak keras klaim maritim berlebihan oleh China di wilayah di Laut China Selatan. Dia juga menentang Beijing atas kontrol terhadap akses Laut China Selatan. "Klaim semacam itu sepenuhnya melanggar hukum," katanya.

Latihan trilateral ini adalah yang terbaru dari serangkaian demonstrasi Angkatan Laut di seluruh Indo-Pasifik dalam dua bulan terakhir yang melibatkan pasukan AS, baik sendiri maupun bersama sekutunya.

Pada hari Senin, Kelompok Tempur Kapal Induk USS Nimitz mengambil bagian dalam latihan bersama kapal-kapal perang Armada Timur India di Samudra Hindia. (Baca juga: Analisis Mampu Tidaknya China Tenggelamkan Kapal Induk AS )

Selama akhir pekan Fourth of July atau Hari Kemerdekaan AS 4 Juli, kelompok tempur kapal induk USS Nimitz dan USS Ronald Reagan bertemu di Laut China Selatan untuk serangkaian latihan. Pasangan kapal induk ini kembali ke kawasan serupa pada pertengahan Juli untuk pelatihan lebih lanjut yang melibatkan sepasang pesawat pembom Lancer B1-B Angkatan Udara yang membuat penerbangan dari Guam.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved