China Minta Kedutaan Negara Barat di Beijing Turunkan Bendera Ukraina

Rabu, 17 Mei 2023 - 19:43 WIB
loading...
China Minta Kedutaan...
China Minta Kedutaan Negara Barat di Beijing Turunkan Bendera Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Pihak berwenang di ibukota China meminta beberapa kedutaan negara Barat untuk menghapus tanda-tanda politik dari dinding luar mereka, termasuk bendera Ukraina yang terpampang. Demikian diungkapkan sumber diplomatik di Beijing kepada AFP.

Beberapa kedutaan besar negara Barat di Beijing mengibarkan bendera Ukraina sebagai tanda solidaritas dengan perjuangan negara itu melawan invasi Rusia. Beberapa disertai dengan pesan dukungan dalam bahasa Inggris dan China.

Baca juga: Coba Tengahi Konflik, China Akan Kirim Utusan Khusus ke Rusia dan Ukraina

Namun, sumber di beberapa misi Eropa mengatakan kepada AFP, bahwa mereka telah menerima pemberitahuan dari otoritas China minggu ini, yang meminta mereka untuk menghapus papan nama politik tersebut.

Semua mengatakan mereka akan menolak permintaan tersebut dan bahwa mereka tidak akan mengubah kebijakan mereka.

Seorang pejabat dari kedutaan Eropa mengkonfirmasi permintaan tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu hampir pasti terkait dengan pengibaran bendera Ukraina yang menonjol dari beberapa misi.

Namun, seorang pejabat dari kedutaan Eropa lainnya mengatakan, tidak jelas apakah permintaan itu terkait dengan Ukraina atau Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia.

Baca juga: China Siap Bekerja Sama dengan Rusia untuk Perdamaian di Ukraina

Beberapa kedutaan asing di Beijing telah mengibarkan bendera kebanggaan sebagai pengakuan atas kampanye tersebut, yang akan ditandai pada Rabu (17/5/2023), untuk meningkatkan kesadaran akan pelanggaran hak-hak LGBT di seluruh dunia.

Pejabat itu mengatakan: “Mereka dengan ketat mematuhi konvensi Wina. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kami untuk bereaksi terhadap catatan ini atau mengubah kebijakan tampilan kami".

Ditanya tentang laporan yang awalnya muncul di kantor berita Jepang Kyodo, Beijing bersikeras bahwa kedutaan asing "memiliki kewajiban untuk menghormati hukum dan peraturan China".

"China meminta kedutaan semua negara di China untuk melakukan tugas mereka sesuai dengan Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik atau perjanjian internasional yang relevan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin.

Baca juga: Rusia Klaim Berhasil Hancurkan Sistem Rudal Patriot, Ukraina: Itu Tidak Mungkin!

Konvensi tersebut, meski menekankan bahwa utusan memiliki kewajiban "untuk tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri" negara tuan rumah mereka, tidak secara eksplisit melarang papan nama politik dipajang di dinding luar kedutaan.

China telah berusaha untuk menggambarkan dirinya sebagai pemain netral dalam perang Rusia di Ukraina, menyerukan "penyelesaian politik" untuk krisis tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Kekasih Sarwendah Jadi...
Kekasih Sarwendah Jadi Sorotan, Giorgio Antonio Diduga Kenakan Jam Tangan Palsu Audemars Piguet
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved