AS Tawarkan Hadiah Rp72 M untuk Tangkap Hakim Agung Venezuela
Rabu, 22 Juli 2020 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
"Bukan pertama kalinya corong kekaisaran Amerika Utara berusaha menyerang saya dengan serangan canggung mereka, penuh manipulasi dan kebohongan," kata Moreno.
"Tuduhan pengecut dan tidak berdasar seperti ini hanya memperkuat keinginan saya untuk terus bekerja dari Mahkamah Agung untuk menjamin akses ke keadilan dan proses hukum kepada semua warga negara," imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (22/7/2020).
Hakim berusia 54 tahun itu telah memimpin Mahkamah Agung Venezuela sejak Februari 2017.
Mahkamah Agung telah memainkan peran penting dalam membatalkan atau membatalkan undang-undang yang disahkan oleh Majelis Nasional, satu-satunya lembaga yang tidak dikendalikan oleh pemerintah Maduro.
Moreno, yang sebagai ketua Mahkamah Agung memegang kekuasaan yang besar, tidak mungkin menghadapi masalah di Venezuela, di mana pasukan keamanan terus mendukung pemerintahan Maduro.
Namun, dia bisa menghadapi penangkapan jika dia bepergian ke luar negeri dan dia dan istrinya sekarang dilarang memasuki AS.
"Tuduhan pengecut dan tidak berdasar seperti ini hanya memperkuat keinginan saya untuk terus bekerja dari Mahkamah Agung untuk menjamin akses ke keadilan dan proses hukum kepada semua warga negara," imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (22/7/2020).
Hakim berusia 54 tahun itu telah memimpin Mahkamah Agung Venezuela sejak Februari 2017.
Mahkamah Agung telah memainkan peran penting dalam membatalkan atau membatalkan undang-undang yang disahkan oleh Majelis Nasional, satu-satunya lembaga yang tidak dikendalikan oleh pemerintah Maduro.
Moreno, yang sebagai ketua Mahkamah Agung memegang kekuasaan yang besar, tidak mungkin menghadapi masalah di Venezuela, di mana pasukan keamanan terus mendukung pemerintahan Maduro.
Namun, dia bisa menghadapi penangkapan jika dia bepergian ke luar negeri dan dia dan istrinya sekarang dilarang memasuki AS.
Lihat Juga :