Dikabarkan Mati dan Jadi Trending Twitter, Ini Kata George Soros

Selasa, 16 Mei 2023 - 18:06 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Korea Utara Peringatkan NATO Merayap ke Asia

Berita kematian Soros telah diumumkan secara prematur sebelumnya. Pada tahun 2013, Reuters secara tidak sengaja menerbitkan obituari yang belum selesai untuk pemodal itu, yang berbunyi, “George Soros, yang meninggal XXX pada usia XXX, adalah seorang pemodal dan investor pemangsa dan sangat sukses, yang secara paradoks selama bertahun-tahun menentang jenis free-wheeling kapitalisme yang sama yang membuatnya menjadi miliarder.”

Lahir dari keluarga Yahudi di Hongaria, Soros menghabiskan masa Perang Dunia Kedua dengan menyembunyikan leluhurnya saat bekerja dengan pendudukan Nazi, pekerjaan yang kemudian dia katakan harus dia lakukan, tetapi merasa "tidak bersalah".

Dia pindah ke Inggris setelah perang dan mulai bekerja untuk bank Inggris dan Amerika Serikat. Soros mendirikan dana lindung nilai atas namanya sendiri pada tahun 1970, dan menjadi terkenal ketika dia menjual poundsterling Inggris senilai USD10 miliar menjelang penurunan nilai tukar pada tahun 1992, menjaring keuntungan USD1 miliar untuk dirinya sendiri dan menghasilkan julukan “Pria yang Merusak Bank Inggris”.

Namun, Soros terkenal karena aktivisme liberalnya. Open Society Foundations miliknya adalah jaringan global luas yang mendanai LSM atau NGO dan badan amal yang bertujuan mempromosikan globalisme dan ideologi neoliberal kiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Helikopter Tempur Apache...
Helikopter Tempur Apache AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Rekomendasi
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Berita Terkini
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved