5 Strategi Politik Selebritas Kubu Oposisi Thailand Raih Dukungan Generasi Muda

Senin, 15 Mei 2023 - 13:16 WIB
loading...
5 Strategi Politik Selebritas...
Pita Limjaroenrat melambaikan tangan kepada para pendukungnya saat berkampanye. Foto/Reuters
A A A
BANGKOK - Kemenangan partai-partai oposisi pada pemilu parlemen Thailand tidak lepas karena para pemimpin partai dan kandidat perdana menteri (PM) menggunakan model politik selebritas. Hal itu sangat relevan di era digital.

Misalnya, kandidat PM Thailand Pita Limjaroenrat memainkan peranan politik selebritas untuk mendapatkan dukungan pada pemilu parlemen Thailand. Pemimpin partai radikal Move Forward itu mampu mendapatkan suara populer lebih besar dibandingkan kubu oposisi Partai Pheu Thai.

Selain Pita, Paetongtarn Shinawatra juga hadir dengan gaya glamor dengan gaya selebritas karena dia merupakan putri mantan PM Thaksin Shinawatra. Saat kampanye, pemimpin Partai Pheu Thai tersebut selalu mendapatkan suara unggul dalam berbagai jajak pendapat.

Berikut 5 strategi yang dilakukan partai-partai oposisi di Thailand dalam meraih dukungan generasi muda sehingga mampu memenangkan pemilu parlemen.

Baca Juga: Pemilu Thailand: Oposisi Kalahkan Partai Militer, Pita Limjaroenrat Kandidat Perdana Menteri

1. Tampil Fotogenik

5 Strategi Politik Selebritas Kubu Oposisi Thailand Raih Dukungan Generasi Muda

Foto/Reuters

Baik Pita dan Paetongtarn merupakan politikus muda yang fotogenik. Mereka menampilkan energi kepemudaan untuk meraih dukungan publik. Itu dikarenakan mereka ingin menciptakan sejarah dan menulis ulang kembali perpolitikan Thailand yang lebih demokratis.

Dalam berbagai momen kampanye, Pita selalu tampil rapi. Dia memposisikan diri sebagai politikus yang bergaya trendi dan enak dipandang. Dia paham bahwa politik saat ini menghadirkan suatu yang secara visual menghadirkan kesejukan, bukan keangkuhan.

2. Menonjolkan Latar Belakang

Pita, 42 tahun, kerap menunjukkan latar belakang pendidikannya. Dia merupakan alumni Universitas Harvard dan memiliki latar belakang dari keluarga bisnis. Setelah lulus kuliah sarjana di Universitas Thammasat di Bangkok, dia melanjutkan kuliah di kebijakan publik di Harvard dan program bisnis di Massachusetts Institute of Technology.

Dia juga pernah kuliah di Selandia Baru, Pita mengaku jatuh cinta kepada politik. "Saya sering menonton debat politik di parlemen," katanya dilansir Guardian.

Ayahnya Pongsak Limjaroenrat pernah menjabat sebagai penasihat di kementerian pertanian dan pamannya Padung Limcharoenrat adalah penasihat politik mantan PM Thaksin Shinawatra. Itu menjadi keunggulannya.

Kemudian, Paetongtarn, 36 tahun, juga menunjukkan kebanggaannya dengan latar belakangnya sebagai putri dari mantan PM Thaksin Shinawatra. Alumni Universitas Surrey di Inggris juga menunjukkan dirinya sebagai pemimpin yang berpendidikan dengan visi yang tegas dan mencerahkan.

3. Hadirkan Personalisasi dalam Politik

Pita dan Paetongtarn menggunakan media sosial sebagai kekuatan politik untuk menggalang massa. Dia menggunakan akun media sosial dengan pengikut mencapai satu juta untuk berbagai pengalaman dan kehidupan pribadinya.

Misalnya, Pita tak malu membagi foto saat bersama anak perempuannya memakan es krim bersama-sama. Hal sama juga dilakukan Paetongtarn.

4. Menjanjikan Reformasi

Pita menjanjikan serangkaian reformasi setelah delapan tahun pemerintahan dikuasai kelompok pro-pemerintah. Salah satu janjinya adalah mereformasi hukum lese majeste atau hukuman bagi penghina keluarga kerajaan. Hukum itu dikenal dengan 112. Selama ini, hukum tersebut tak tersentuh. Selain itu, Pita juga menjanjikan reformasi dalam kebijakan ekonomi, termasuk meningkatkan sistem gaji.

Paetongtarn juga mengusung agenda reformasi dalam berbagai kampanye. Dia ingin mengubah struktur militer Thailand yang kerap mendominasi perpolitikan negara tersebut. Dia juga menginginkan pemerintahan yang desentralisasi.
"Ini pertama kalinya dalam sejarah setiap partai politik menunjukkan posisi mereka dalam topik yang sensitif," kata Prajak Kongkirati, analis politik di Universitas Thammasat di Bangkok. Dia mengatakan, pemilu kali ini bukan hanya referendum terhadap militer, tetapi politik kemapanan, termasuk peranan keluarga kerajaan.

Baca Juga: Perhitungan Suara Pemilu Thailand Sedang Berlangsung, Incumbent Diperkirakan Tumbang

5. Fokus ke Anak Muda

5 Strategi Politik Selebritas Kubu Oposisi Thailand Raih Dukungan Generasi Muda

Foto/Reuters

Pita memang fokus meraih dukungan dan simpati dari kalangan anak muda. Itu dikarenakan anak muda cenderung menolak status quo.

Dalam berbagai kampanye, Pita juga kerap menyapa anak muda. Dia juga sering berselfie dengan anak muda. Dia pernah mengatakan, anak muda Thailand sudah mengalami dua kali kudeta pada 2006 dan 2014.

Paetongtarn juga mere-brand ulang partai Pheu Thai yang identik dengan orang pedesaan, menjadi partai yang ramah dengan anak muda. Namun, belum jelas apakah hal itu efektif. Pasalnya, dia masih diasosiasikan dengan ayahnya, Thaksin, yang memiliki citra buruk di mata anak muda Thailand.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Berita Terkini
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Infografis
5 Penyebab Utama Terserang...
5 Penyebab Utama Terserang Penyakit Asam Urat di Usia Muda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved