8 Negara Ini Memberikan Kesempatan Warga Berstatus Dwi-kewarganegaraan Jadi Presiden

Senin, 15 Mei 2023 - 12:06 WIB
loading...
A A A
3. Azerbaijan

Bagi warga naturalisasi, Azerbaijan menjadi negara yang memberikan kesempatan untuk menjadi presiden. Sebagai presiden di Azerbaijan memegang kendali kepala negara dan panglima militer.

Syarat untuk menjadi presiden Azerbaijan adalah berusia minimal 35 tahun, memiliki hak memilih, sarjana, bersih dari catatan kriminal, dan tinggal selama 10 tahun berturut-turut.

Sejak 2006 hingga 2008, Azerbaijan menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi dengan rata-rata 28% per tahun.

4. Prancis

Pemilik dwi-kewarganegaraan bisa dengan mudah menjadi presiden Prancis. Asalkan mendapatkan dukungan dari rakyat Prancis.
Prancis merupakan salah satu tempat di mana konstitusinya menjamin bahwa warga negaranya tak harus lahir di Prancis, karena warga adalah warga.

Syarat untuk menjadi presiden di Prancis harus berusia minimal 18 tahun dan tak memiliki catatan kriminal.
Pada 2012, Eva Joly sebagai kandidat presiden dari Partai Hijau. Joly lahir di Norwegia dan pindah ke Prancis pada usia 20 tahun. Dia tetap memiliki akses Norwegia.

Selain itu, Prancis juga pernah memiliki kandidat presiden kelahiran Senegal dan Maroko.

5. Jerman

Bagi warga pemegang dwi-kewargenagaraan dan berusia di atas 40 tahun bisa menjadi kanselir.

Namun, untuk mendapatkan status kewarganegaraan Jerman merupakan hal berat. Itu mengizinkan warga Uni Eropa dan Swiss, tetapi menolak warga asal Iran, Aljazair, SUriah dan beberapa negara Amerika Latin.

6. Inggris

8 Negara Ini Memberikan Kesempatan Warga Berstatus Dwi-kewarganegaraan Jadi Presiden

Foto/Reuters

Orang bisa menjadi anggota parlemen Inggris tidak harus memiliki paspor Inggris, selama bisa berasal dari negara persemakmuran atau Irlandia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved