4 Kapal Tanker yang Pernah Disita Iran, Mayoritas Bermotif Balas Dendam

Sabtu, 13 Mei 2023 - 17:01 WIB
loading...
4 Kapal Tanker yang...
Kapal tanker berlayar di Selat Hormuz, dekat perbatasan Iran. Foto/Reuters
A A A
TEHERAN - Iran berulang kali menyita kapal tanker milik negara lain di kawasan Teluk. Itu sebagai langkah balasan dan upaya memicu perhatian dunia.

Khawatir dengan langkah berbahaya Iran, Amerika Serikat (AS) memperkuat pertahanannya di kawasan Teluk. Pasalnya, Reuters mengungkapkan dalam dua tahun terakhir, sedikitnya 15 kali kapal tanker internasional diganggu oleh Iran.

Maklum, seperlima lalu lintas kapal tanker melalui Teluk Hormuz di perbatasan Iran dan Oman. Itu menjadikan Iran memiliki kesempatan mudah untuk menyita kapal tanker asing yang melalui kawasan tersebut.

Penyitaan kapal tanker asing oleh Iran umumnya bermotif balas dendam. Selain itu, Iran juga kerap melancarkan tuntutan tertentu kepada negara lain agar kapal tanker itu bisa dibebaskan.

Berikut 4 insiden penyitaan kapal tanker asing oleh Iran.

Baca Juga: Iran Kembali Sita Kapal Tanker Minyak, Kali Ini di Selat Hormuz

1. Kapal Tanker Hankuk Chemi Berbendera Korea Selatan

4 Kapal Tanker yang Pernah Disita Iran, Mayoritas Bermotif Balas Dendam

Foto/Reuters

Iran pernah menyita kapal tanker milik Korea Selatan Hankuk Chemi pada 4 Januari 2021. Angkatan Laut Iran menyatakan penyitaan kapal tersebut karena masalah polusi kimia yang ditimbulkan kapal tersebut.

Tapi, pemilik kapal tanker itu menolak tudingan tersebut. Kapal itu dibebaskan pada 9 April 2021 setelah Korea Selatan sepakat tidak membekukan aset Iran senilai USD1 miliar yang ditahan di bank milik Korea Selatan.

2. Kapal Tanker Delta Poseidon Berbendera Yunani

Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menyita dua kapal tanker Yunani di perairan Teluk pada Mei 2022. Itu merupakan langkah balasan setelah Yunani juga menyita kapal tanker Iran di perairan Yunani.

Penyitaan kapal tanker itu terjadi setelah sebuah helikopter milik Angkatan Laut Iran mendarat di kapal tanker Delta Poseidon. Kapal itu mengklaim telah berlayar di perairan internasional yakni sejauh 22 mil laut dari perairan Iran.

3 Kapal Tanker Niovi Berbendera Panama

Sebuah video yang dirilis Armada Kelima Pasukan Garda Revolusi Iran menunjukkan mereka menyita kapal berbendera Panama bernama Niovi pada 3 Mei 2023. Penyitaan kapal itu dikarenakan adanya pelanggaran hukum. Amerika Serikat mengungkapkan langkah Iran tersebut tidak berdasarkan hukum.

Baca Juga: Kondisi Terkini Kapal Tanker Edricko 3 Setahun Lebih Terdampar, Nyaris Tenggelam dan Berkarat

4. Kapal Tanker Advantage Sweet Berbendera Marshall Island

4 Kapal Tanker yang Pernah Disita Iran, Mayoritas Bermotif Balas Dendam

Foto/Reuters

Pada 29 April 2023, Iran menyita kapal tanker Advantage Sweet berbendera Marshall Island dalam sebuah operasi dengan menggunakan helikopter. Kapal tanker yang dioperasikan Turki itu berlayar di Selat Hormuz dengan membawa minyak mentah untuk Chevron Corp dengan tujuan Amerika Serikat.

Iran mengklaim kapal tanker itu disita karena bertabrakan dengan kapal milik Iran yang tidak diidentifikasi. Iran sudah memperingatkan kapal tersebut untuk berhenti, tetapi diabaikan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved