Aksi Penembakan Guncang Pabrik Mercedes-Benz, 2 Orang Tewas
Kamis, 11 Mei 2023 - 19:52 WIB
loading...
Sedikitnya 2 orang tewas dalam aksi penembakan di pabrik Mercedes-Benz, Jerman. Foto/CNN
A
A
A
BERLIN - Kepolisian Jerman mengatakan dua orang tewas dalam penembakan di sebuah pabrik Mercedes-Benz di barat daya negara itu.
Seorang pria berusia 53 tahun memasuki ruang produksi di pabrik di Sindelfingen dan melepaskan tembakan, menembak dua pria berusia 44 tahun.
Salah satu korban meninggal di tempat kejadian, yang lainnya meninggal kemudian di rumah sakit. Tidak ada orang lain yang terluka dalam aksi penembakan itu.
Pihak kepolisian kota Ludwigsburg, Jerman, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 07:45 waktu setempat. Staf keamanan berhasil menahan tersangka dan menyerahkannya kepada petugas yang menangkapnya tanpa perlawanan.
"Kami sangat terkejut dan sedih dengan berita tragis dari Sindelfingen pagi ini. Duka kami bersama para korban, keluarga mereka dan semua rekan di lokasi," kata Mercedes-Benz dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari BBC, Kamis (11/5/2023).
Baca Juga: Terkait dengan Kelompok Mafia Terkuat Italia, 150 Orang Ditangkap di Seluruh Eropa
Mercedes-Benz memproduksi mobil model mewah S-Class di pabrik Sindelfingen, yang mempekerjakan sekitar 35.000 orang.
Perusahaan itu mengatakan orang-orang yang terlibat dalam penembakan itu dipekerjakan oleh penyedia layanan eksternal.
Kantor kejaksaan Stuttgart mengatakan hanya ada satu pelaku dan tidak ada orang di luar pabrik yang terlibat.
"Tidak ada bahaya bagi publik," kata polisi.
Jerman memiliki beberapa undang-undang senjata paling ketat di Eropa dan pihak berwenang mengatakan mereka berencana untuk memperketatnya lebih lanjut.
Pada bulan Maret, penembakan di gedung pertemuan Saksi-Saksi Yehuwa di Hamburg merenggut tujuh nyawa, termasuk bayi yang belum lahir.
Baca Juga: Tujuh Tewas dan 25 Luka dalam Penembakan Massal di Gereja Jerman
Pihak berwenang juga dikejutkan oleh dugaan plot untuk menggulingkan pemerintah, yang menyebabkan penangkapan massal pada bulan Desember.
Baca Juga: Berencana Lakukan Kudeta, Puluhan Tersangka Ekstremis Dicokok Polisi
Undang-undang saat ini mewajibkan siapa pun yang berusia di bawah 25 tahun untuk lulus evaluasi psikologis sebelum mendapatkan lisensi senjata.
Menurut National Firearms Registry, pada tahun 2021, ada sekitar satu juta pemilik senjata pribadi di Jerman. Mereka menyumbang 5,7 juta senjata api legal dan suku cadang senjata api, sebagian besar dimiliki oleh pemburu.
Seorang pria berusia 53 tahun memasuki ruang produksi di pabrik di Sindelfingen dan melepaskan tembakan, menembak dua pria berusia 44 tahun.
Salah satu korban meninggal di tempat kejadian, yang lainnya meninggal kemudian di rumah sakit. Tidak ada orang lain yang terluka dalam aksi penembakan itu.
Pihak kepolisian kota Ludwigsburg, Jerman, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 07:45 waktu setempat. Staf keamanan berhasil menahan tersangka dan menyerahkannya kepada petugas yang menangkapnya tanpa perlawanan.
"Kami sangat terkejut dan sedih dengan berita tragis dari Sindelfingen pagi ini. Duka kami bersama para korban, keluarga mereka dan semua rekan di lokasi," kata Mercedes-Benz dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari BBC, Kamis (11/5/2023).
Baca Juga: Terkait dengan Kelompok Mafia Terkuat Italia, 150 Orang Ditangkap di Seluruh Eropa
Mercedes-Benz memproduksi mobil model mewah S-Class di pabrik Sindelfingen, yang mempekerjakan sekitar 35.000 orang.
Perusahaan itu mengatakan orang-orang yang terlibat dalam penembakan itu dipekerjakan oleh penyedia layanan eksternal.
Kantor kejaksaan Stuttgart mengatakan hanya ada satu pelaku dan tidak ada orang di luar pabrik yang terlibat.
"Tidak ada bahaya bagi publik," kata polisi.
Jerman memiliki beberapa undang-undang senjata paling ketat di Eropa dan pihak berwenang mengatakan mereka berencana untuk memperketatnya lebih lanjut.
Pada bulan Maret, penembakan di gedung pertemuan Saksi-Saksi Yehuwa di Hamburg merenggut tujuh nyawa, termasuk bayi yang belum lahir.
Baca Juga: Tujuh Tewas dan 25 Luka dalam Penembakan Massal di Gereja Jerman
Pihak berwenang juga dikejutkan oleh dugaan plot untuk menggulingkan pemerintah, yang menyebabkan penangkapan massal pada bulan Desember.
Baca Juga: Berencana Lakukan Kudeta, Puluhan Tersangka Ekstremis Dicokok Polisi
Undang-undang saat ini mewajibkan siapa pun yang berusia di bawah 25 tahun untuk lulus evaluasi psikologis sebelum mendapatkan lisensi senjata.
Menurut National Firearms Registry, pada tahun 2021, ada sekitar satu juta pemilik senjata pribadi di Jerman. Mereka menyumbang 5,7 juta senjata api legal dan suku cadang senjata api, sebagian besar dimiliki oleh pemburu.
(ian)
Lihat Juga :