1.400 Ditangkap dan 8 Tewas dalam Kerusuhan Pascapenangkapan Eks PM Pakistan

Kamis, 11 Mei 2023 - 15:30 WIB
loading...
1.400 Ditangkap dan...
1.400 orang ditangkap dan 8 tewas dalam kerusuhan pascapenangkapan eks PM Pakistan Imran Khan. Foto/Los Angeles Times
A A A
ISLAMABAD - Kerusuhan terus mencengkeram Pakistan setelah mantan perdana menteri Imran Khan mengaku tidak bersalah atas kasus korupsi menyusul penangkapannya pada Selasa.

"Setidaknya delapan orang tewas secara nasional dalam protes dan 1.400 telah ditangkap," kata polisi seperti dilansir dari BBC, Kamis (11/5/2023).

Tentara Pakistan telah diterjunkan untuk memadamkan aksi kekerasan dan telah memperingatkan pengunjuk rasa agar tidak melakukan lebih banyak serangan terhadap properti negara.

Tentara Pakistan menggambarkan hari Selasa sebagai "hari yang gelap" dan memperingatkan pengunjuk rasa akan "pembalasan keras" terhadap serangan lebih lanjut terhadap properti militer dan negara.

Penangkapan Khan secara dramatis meningkatkan ketegangan antara dirinya dan militer pada saat krisis ekonomi menghantam Pakistan.

Diyakini mantan bintang kriket internasional - dan perdana menteri Pakistan dari 2018 hingga 2022 - akan diskualifikasi atau mungkin seumur hidup dari pencalonan dalam pemilu. Pemilu Pakistan sendiri dijadwalkan digelar akhir tahun ini.

Tentara Pakistan telah sangat mempengaruhi negara bersenjata nuklir itu untuk sebagian besar keberadaannya dan merupakan pemain penting di belakang layar.

Banyak analis percaya kemenangan pemilu Khan pada 2018 terjadi dengan bantuan militer. Tapi sejak dia digulingkan dari jabatan perdana menteri, Khan telah menjadi salah satu kritikus militer yang paling vokal.

Pada hari Rabu, Khan didakwa atas tuduhan bahwa dia menjual hadiah negara secara tidak sah selama masa jabatannya sebagai perdana menteri, dalam kasus yang diajukan oleh Komisi Pemilihan Pakistan. Namun Khan membantah melakukan kesalahan.

Baca Juga: Apa Itu Kasus Al-Qadir Trust yang Menyebabkan Imran Khan Ditangkap
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved