Sekjen PBB: Perundingan Damai Ukraina dan Rusia Sekarang Tidak Mungkin
Rabu, 10 Mei 2023 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengutip kesepakatan biji-bijian sebagai “inisiatif paling penting” sejauh ini.
Kesepakatan itu masa depannya saat ini tergantung pada keseimbangan karena Rusia menolak memperbaruinya setelah 18 Mei.
Menurut Guterres, perwakilan tingkat tinggi sedang bekerja untuk mengatur pertemuan pihak-pihak yang terlibat di Istanbul untuk memperpanjang kesepakatan.
Sekjen PBB mengakui keberatan Moskow dapat dibenarkan. Dia menambahkan, meskipun ekspor makanan dan pupuk dari Rusia tidak dikenai sanksi, hal itu secara efektif diblokir oleh “hambatan tidak langsung yang masih ada.”
Berbicara kepada Turkiye's Haberturk TV pada Minggu, Ibrahim Kalin, penasihat utama kepresidenan Turki untuk kebijakan luar negeri, berpendapat, "Perang ini tidak akan berakhir dengan perolehan posisi, tetapi dengan perjanjian keamanan baru antara dua blok global."
Dia berargumen konflik saat ini secara efektif adalah konflik antara Rusia dan kolektif Barat, yang menggemakan posisi Moskow.
Kesepakatan itu masa depannya saat ini tergantung pada keseimbangan karena Rusia menolak memperbaruinya setelah 18 Mei.
Menurut Guterres, perwakilan tingkat tinggi sedang bekerja untuk mengatur pertemuan pihak-pihak yang terlibat di Istanbul untuk memperpanjang kesepakatan.
Sekjen PBB mengakui keberatan Moskow dapat dibenarkan. Dia menambahkan, meskipun ekspor makanan dan pupuk dari Rusia tidak dikenai sanksi, hal itu secara efektif diblokir oleh “hambatan tidak langsung yang masih ada.”
Berbicara kepada Turkiye's Haberturk TV pada Minggu, Ibrahim Kalin, penasihat utama kepresidenan Turki untuk kebijakan luar negeri, berpendapat, "Perang ini tidak akan berakhir dengan perolehan posisi, tetapi dengan perjanjian keamanan baru antara dua blok global."
Dia berargumen konflik saat ini secara efektif adalah konflik antara Rusia dan kolektif Barat, yang menggemakan posisi Moskow.
Lihat Juga :