Uni Eropa Didesak Nyatakan Tentara Bayaran Wagner Rusia Kelompok Teroris
Rabu, 10 Mei 2023 - 04:09 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka membunuh dan menyiksa. Mereka membantai dan menjarah. Mereka mengintimidasi dan memanipulasi dengan impunitas yang hampir total," ujarnya, seperti dilansir AFP,Rabu (10/5/2023).
Dia mengatakan Wagner Group bukan tentara bayaran sederhana yang didorong oleh "nafsu akan uang". "Tetapi mereka mengikuti strategi luas, dari Mali hingga Ukraina, untuk mendukung kebijakan agresif rezim Presiden (Vladimir) Putin terhadap demokrasi kita," paparnya.
Terdaftar sebagai kelompok teroris berarti negara-negara anggota Uni Eropa dapat membekukan aset Wagner Group dan anggotanya, sementara perusahaan dan warga negara Eropa dilarang berurusan dengan organisasi tersebut.
Tetapi Wagner Group dan pemimpinnya, Yevgeny Prigozhin, telah berulang kali dikenai sanksi oleh Uni Eropa. Seperti pada bulan Februari karena pelanggaran hak asasi manusia di Afrika dan pada bulan April karena berpartisipasi dalam invasi Rusia ke Ukraina.
Prigozhin adalah sekutu dekat Putin, dan rekrutannya telah berjuang selama berbulan-bulan untuk merebut kota Bakhmut yang dilanda pertempuran di Ukraina timur.
Asetnya di Uni Eropa dibekukan pada tahun 2020 dan dimasukkan ke dalam daftar hitam visa atas penempatan tentara Wagner ke Libya yang dilanda perang, sebuah keputusan yang membuatnya kandas banding.
Dia mengatakan Wagner Group bukan tentara bayaran sederhana yang didorong oleh "nafsu akan uang". "Tetapi mereka mengikuti strategi luas, dari Mali hingga Ukraina, untuk mendukung kebijakan agresif rezim Presiden (Vladimir) Putin terhadap demokrasi kita," paparnya.
Terdaftar sebagai kelompok teroris berarti negara-negara anggota Uni Eropa dapat membekukan aset Wagner Group dan anggotanya, sementara perusahaan dan warga negara Eropa dilarang berurusan dengan organisasi tersebut.
Tetapi Wagner Group dan pemimpinnya, Yevgeny Prigozhin, telah berulang kali dikenai sanksi oleh Uni Eropa. Seperti pada bulan Februari karena pelanggaran hak asasi manusia di Afrika dan pada bulan April karena berpartisipasi dalam invasi Rusia ke Ukraina.
Prigozhin adalah sekutu dekat Putin, dan rekrutannya telah berjuang selama berbulan-bulan untuk merebut kota Bakhmut yang dilanda pertempuran di Ukraina timur.
Asetnya di Uni Eropa dibekukan pada tahun 2020 dan dimasukkan ke dalam daftar hitam visa atas penempatan tentara Wagner ke Libya yang dilanda perang, sebuah keputusan yang membuatnya kandas banding.
Lihat Juga :