Jepang Kerahkan Sistem Rudal Patriot ke Pulau Dekat Taiwan
Rabu, 10 Mei 2023 - 01:14 WIB
loading...
A
A
A
"Penyebaran rudal Patriot Jepang di pulau-pulau barat daya jelas tidak ada hubungannya dengan Semenanjung Korea, yang jauh," kata Wei Dongxu, pakar militer yang berbasis di Beijing, kepada Global Times.
Tujuan sebenarnya, kata Wei, adalah untuk mempersenjatai pulau-pulau itu dengan rudal anti-udara dan anti-kapal dan mempersiapkan intervensi militer dalam masalah Taiwan. "Jadi ini adalah langkah yang sangat provokatif yang ditujukan ke China," katanya.
Menurut Wei, sebagai tanggapan, China harus lebih meningkatkan kemampuannya dalam melawan potensi upaya intervensi militer oleh kekuatan eksternal.
Armada Angkatan Laut PLA yang terdiri dari kapal perusak besar Type 055, dua kapal perusak Type 052D, fregat Type 054A, dan kapal pengisian ulang komprehensif Type 903A berlayar dari Laut Jepang melalui Selat Soya ke Samudra Pasifik dari Jumat hingga Sabtu lalu. Demikian bunyi siaran pers Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang pada hari Senin.
Jepang sebelumnya menyatakan dukungan untuk Manila karena Filipina dapat memulai patroli bersama di Laut China Selatan dengan Amerika Serikat dan Australia pada kuartal ketiga tahun 2023.
Tujuan sebenarnya, kata Wei, adalah untuk mempersenjatai pulau-pulau itu dengan rudal anti-udara dan anti-kapal dan mempersiapkan intervensi militer dalam masalah Taiwan. "Jadi ini adalah langkah yang sangat provokatif yang ditujukan ke China," katanya.
Menurut Wei, sebagai tanggapan, China harus lebih meningkatkan kemampuannya dalam melawan potensi upaya intervensi militer oleh kekuatan eksternal.
Armada Angkatan Laut PLA yang terdiri dari kapal perusak besar Type 055, dua kapal perusak Type 052D, fregat Type 054A, dan kapal pengisian ulang komprehensif Type 903A berlayar dari Laut Jepang melalui Selat Soya ke Samudra Pasifik dari Jumat hingga Sabtu lalu. Demikian bunyi siaran pers Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang pada hari Senin.
Jepang sebelumnya menyatakan dukungan untuk Manila karena Filipina dapat memulai patroli bersama di Laut China Selatan dengan Amerika Serikat dan Australia pada kuartal ketiga tahun 2023.
(mas)
Lihat Juga :