Pesawat Su-25 Rusia Hancurkan Kendaraan Lapis Baja Ukraina, Lihat Aksinya!

Selasa, 09 Mei 2023 - 12:46 WIB
loading...
Pesawat Su-25 Rusia...
Jet tempur Su-25 Rusia melancarkan serangan ke target Ukraina. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Su-25 adalah pesawat serang darat yang terutama digunakan untuk dukungan udara jarak dekat, kontra-pemberontakan, dan operasi larangan udara.

Pesawat ini berlapis baja berat, membuatnya tahan terhadap tembakan dari darat, dan dapat membawa berbagai macam senjata, termasuk bom, misil, dan meriam 30 mm.



Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia telah merilis video pesawat serang Su-25 yang menghancurkan posisi lapangan berbenteng yang disamarkan dan kendaraan lapis baja Angkatan Bersenjata Ukraina selama operasi militer khusus.

Kemhan Rusia menambahkan, Su-25 melakukan serangan rudal, melakukan manuver dengan melepaskan suar umpan, setelah itu mereka kembali ke lapangan terbang keberangkatan mereka.

Pesawat tempur Su-25 adalah salah satu pesawat tempur yang paling terkenal di Rusia. Pesawat ini dikembangkan oleh biro desain Sukhoi dan digunakan Angkatan Udara Rusia serta beberapa negara lainnya.

Baca juga: Kremlin Respons Keras Ancaman Ukraina Bunuh Orang Rusia di Mana Saja

Su-25 adalah pesawat tempur serang yang dirancang untuk menyerang target darat dan udara. Pesawat ini memiliki daya jelajah yang jauh dan bisa mengangkut senjata yang cukup beragam.

Pesawat ini juga dilengkapi dengan sistem elektronik canggih yang memungkinkan pilot mengendalikan pesawat dengan lebih mudah dan efektif.

Salah satu kemampuan utama dari Su-25 adalah kemampuan tempurnya. Pesawat ini dilengkapi dengan senjata-senjata modern yang mampu menghancurkan target yang sulit seperti tank dan kendaraan lapis baja.

Senjata-senjata tersebut meliputi rudal anti-tank, bom, roket, dan meriam. Pesawat ini juga dilengkapi dengan sistem targeting yang canggih, sehingga pilot dapat mengunci target dengan lebih mudah dan akurat.

Kemampuan pesawat tempur Su-25 tidak hanya terbatas pada serangan darat. Pesawat ini juga mampu menyerang target udara, seperti pesawat tempur musuh.

Pesawat ini dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara yang canggih dan senapan mesin, yang memungkinkan pilot untuk melawan pesawat musuh dengan efektif.

Pesawat tempur Su-25 juga memiliki kemampuan manuver yang sangat baik. Pesawat ini mampu melakukan gerakan yang cepat dan tajam, sehingga sulit untuk dikejar oleh pesawat musuh.

Pesawat ini dilengkapi dengan sistem countermeasures elektronik yang memungkinkan pilot menghindari serangan rudal musuh.

Selain itu, pesawat tempur Su-25 juga memiliki kemampuan melakukan misi udara-ke-darat. Pesawat ini dapat dilengkapi dengan kamera pengintai, sehingga pilot dapat memantau situasi di bawah dengan lebih baik.

Pesawat ini juga dilengkapi dengan sistem navigasi dan komunikasi yang canggih, yang memungkinkan pilot untuk berkomunikasi dengan pasukan darat dan memandu serangan mereka dengan lebih efektif.

Namun, seperti halnya pesawat tempur lainnya, Su-25 juga memiliki kelemahan. Salah satu kelemahan utamanya adalah tidak memiliki kemampuan stealth (siluman).

Pesawat ini cukup besar dan terlihat jelas di radar, sehingga mudah dikejar oleh pesawat musuh. Pesawat ini juga tidak dilengkapi dengan sistem pertahanan yang kuat, sehingga mudah diserang oleh rudal musuh.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved