Rusia Luncurkan Gelombang Serangan ke Seluruh Wilayah Ukraina

Selasa, 09 Mei 2023 - 01:57 WIB
loading...
Rusia Luncurkan Gelombang...
Rusia Luncurkan Gelombang Serangan ke Seluruh Wilayah Ukraina. FOTO/TASS
A A A
KIEV - Rusia meluncurkan gelombang serangan besar-besaran ke Kiev dan seluruh wilayah Ukraina , Senin (8/5/2023) pagi waktu setempat. Gelombang serangan ini menebarkan kehancuran di sejumlah wilayah Ukraina.

Gelombang serangan itu dilancarkan saat Moskow bersiap untuk parade Hari Kemenangan pada Selasa (9/5/2023). Ini merupakan peringatan penting bagi Presiden Vladimir Putin yang telah membangkitkan semangat tentara Rusia, seperti ketika pasukan Uni Soviet mengalahkan pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia II.

Baca juga: Rusia Evakuasi 1.680 Orang dari Pembangkit Nuklir Terbesar Ukraina, Picu Kepanikan

Akibat gelombang serangan itu, setidaknya lima orang terluka di Kiev, kata pejabat Ukraina. Sementara hantaman rudal Rusia membakar gudang bahan makanan di kota Laut Hitam Odesa dan ledakan dilaporkan di beberapa wilayah Ukraina lainnya.

“Rusia mengintensifkan penembakan terhadap Bakhmut dengan harapan dapat merebutnya pada hari Selasa,” kata jenderal top Ukraina yang bertanggung jawab atas pertahanan kota yang terkepung, seperti dikutip dari Reuters.

Dilaporkan pula, 3 orang terluka dalam ledakan di distrik Solomyanskyi Kiev dan dua lainnya terluka ketika puing-puing pesawat tak berawak jatuh ke distrik Sviatoshyn. “Keduanya di barat pusat ibu kota,” kata Walikota Vitali Klitschko di saluran pesan Telegramnya.

Sementara administrasi militer Kiev mengatakan, bahwa puing-puing drone jatuh di landasan pacu bandara Zhuliany, salah satu dari dua bandara penumpang ibukota Ukraina. Insiden itu tidak menyebabkan kebakaran, tetapi layanan darurat bekerja di lokasi.

Baca juga: Ukraina Bersumpah Terus Bunuh Orang Rusia di Seluruh Dunia

Dikatakan juga bahwa di distrik Shevchenkivskyi, pusat kota Kiev, puing-puing pesawat tak berawak tampaknya menghantam gedung dua lantai, menyebabkan kerusakan. Tidak ada informasi segera tentang potensi korban.

Saksi Reuters mengatakan mereka telah mendengar banyak ledakan di Kiev, dengan pejabat setempat mengatakan bahwa sistem pertahanan udara menangkis serangan tersebut. Belum jelas berapa banyak drone yang diluncurkan di Kiev.

Serhiy Bratchuk, juru bicara administrasi militer Odesa, memposting di saluran Telegramnya foto-foto dari sebuah bangunan besar yang sepenuhnya dilalap api, yang menurutnya adalah serangan Rusia terhadap gudang bahan makanan, antara lain.

Setelah peringatan serangan udara dibunyikan selama berjam-jam di sekitar dua pertiga wilayah Ukraina, ada juga laporan media tentang suara ledakan di wilayah selatan Kherson dan di wilayah Zaporizhzhia di tenggara.

Baca juga: Sistem Patriot AS Tembak Jatuh Rudal Hipersonik Rusia, Permalukan Putin

Vladimir Rogov, seorang pejabat lokal yang ditempatkan Rusia di Zaporizhzhia, mengatakan bahwa pasukan Rusia menyerang sebuah gudang dan posisi pasukan Ukraina di Orikhiv, sebuah kota kecil di wilayah tersebut. Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Di tempat lain, Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan di Telegram bahwa dua warga Donetsk terluka di pemukiman Shcherbynivka dan Katerynivka. Komando Operasi Selatan Ukraina juga mengumumkan di Facebook bahwa serangan rudal diluncurkan ke kota pelabuhan Odesa.

Perang Rusia-Ukraina, sekarang memasuki bulan ke-14, telah menewaskan 8.709 warga sipil dan melukai 14.666, menurut angka terbaru PBB.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved