5 Fakta Pembantaian Suku Indian Besar-besaran di Amerika Serikat

Senin, 08 Mei 2023 - 15:08 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 1814, pemerintah AS memutuskan akan memberikan 50 hingga 100 dolar untuk setiap tengkorak Indian yang diserahkan.

Sejarawan Amerika Frederick Turner mengakui dalam "The Significance of the Frontier in American History", dirilis pada tahun 1893, bahwa setiap perbatasan dimenangkan oleh serangkaian perang melawan orang Indian.

"Demam Emas" California juga menyebabkan pembantaian California. Peter Burnett, gubernur pertama California, mengusulkan perang pemusnahan terhadap penduduk asli Amerika, memicu meningkatnya seruan untuk pemusnahan orang Indian di negara bagian tersebut.

Di California  pada tahun 1850-an dan 1860-an, tengkorak atau kulit kepala Indian bernilai USD5, sedangkan upah harian rata-rata adalah 25 sen.

Dari tahun 1846 hingga 1873, populasi Indian di California turun menjadi 30.000 dari 150.000. Tak terhitung banyaknya orang India yang tewas akibat kekejaman tersebut.

3. Wanita Suku Indian Disterilisasi


Pada tahun 1930, Biro Urusan Indian AS mulai mensterilkan wanita Indian melalui program Layanan Kesehatan Indian.

Sterilisasi dilakukan atas nama melindungi kesehatan wanita Indian, dan dalam beberapa kasus, bahkan dilakukan tanpa sepengetahuan wanita tersebut.

Statistik menunjukkan bahwa pada awal 1970-an, lebih dari 42% wanita Indian usia subur disterilkan.

Hal ini mengakibatkan hampir punahnya banyak suku kecil. Pada tahun 1976, sekitar 70.000 wanita Indian telah disterilkan secara paksa.


4. Lewat Undang-Undang, Suku Indian Diusir


Pada masa-masa awalnya, AS menganggap suku-suku Indian sebagai entitas berdaulat dan berurusan dengan mereka di bidang tanah, perdagangan, keadilan, dan masalah lainnya sebagian besar melalui perjanjian yang dinegosiasikan, dan kadang-kadang melalui perang.

Pada tahun 1840, AS telah membuat lebih dari 200 perjanjian dengan berbagai suku, sebagian besar merupakan perjanjian yang tidak setara yang dicapai di bawah tekanan militer dan politik AS dan melalui penipuan dan paksaan, dan hanya mengikat suku Indian saja.

Perjanjian digunakan sebagai alat utama untuk mengambil keuntungan dari suku Indian.

Pada tahun 1830, AS mengesahkan Indian Removal Act, undang-undang yang menandai pelembagaan relokasi paksa orang Indian di negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Berita Terkini
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved