4 Daftar Tentara Bayaran Rusia Paling Ditakuti di Dunia, Wagner Menyeramkan

Senin, 08 Mei 2023 - 11:53 WIB
loading...
4 Daftar Tentara Bayaran...
Para pengunjung berpose di luar kantor Wagner, di Saint Petersburg, Rusia. REUTERS/Igor Russak
A A A
MOSKOW - Seperti diungkapkan Christopher Michael Faulkner, pakar militer dari US Naval War College, mengungkapkan Rusia , sama seperti Amerika Serikat (AS), kerap menggunakan tentara bayaran dari organisasi yang mencari keuntungan besar. Rusia juga sudah memanfaatkan tentara bayaran untuk membantu peperangan seperti di Suriah, Libya, hingga Sudan.

"Penggunaan tentara bayaran yang dilakukan Rusia di Ukraina menunjukkan bahwa Moskow mengalami kekurangan prajurit," kata Faulkner, dilansir The Conversation. Dijelaskannya, perusahaan yang mengelola tentara bayaran tersebut juga menyediakan informasi intelijen hingga pertempuran langsung. "Rusia untung menggunakan tentara bayaran karena tak perlu membayar pensiunan tentara dan fasilitas kesehatan," tuturnya.

Sedikitnya ada lima perusahaan tentara bayaran yang berasal di Rusia. Kelimanya kerap diajak dalam berbagai medan tempur yang melibatkan Rusia.

Baca Juga: Pemimpin Chechnya Kadyrov Umumkan Pasukan Khusus Akhmat Siap Perang di Bakhmut

Wagner
Wagner merupakan organisasi bisnis yang dikenal sebagai sayap militer swasta de facto milik Presiden Rusia Vladimir Putin. Mereka dianggap kerap bekerja di luar hukum Rusia dan tidak tersentuh hukum. Mereka melayani kepentingan Rusia dengan ideologi neo-Nazi dan ekstrimisme sayap kanan.

Melansir BBC, Wagner mengendalikan 50.000 prajurit yang bekerja di Ukraina. Kementerian Pertahanan Inggris mengungkapkan bahwa Wagner menjadi elemen penting dalam perang di Ukraina. 80% tentara bayaran Wagner merupakan narapidana yang pernah berpengalaman sebagai tentara. Wagner terdaftar sebagai perusahaan resmi pada 2022 dan memiliki kantor pusat di St Petersburg. "Wagner kerap membuka lowongan tentara bayaran di berbagai kota di Rusia melalui iklan di media atau pun billboard," kata Samuel Ramani, peneliti militer dari Royal United Services Institute.

E.N.O.T. Corp.
E.N.O.T. Corp merupakan perusahaan tentara bayaran Rusia yang didirikan oleh Igor Mangushev, yang dikenal sebagai sosok nasionalis dari Rusia. Igor Mangushev sudah meninggal dunia pada 8 Februari 2023 pada usia 36 tahun saat bertempur di Ukraina. E.N.O.T. Corp didirikan pada 2011 dan kerap memiliki proyek militer untuk tentara bayaran di Ukraina dan Suriah.

Baca Juga: Ukraina Bersumpah Terus Bunuh Orang Rusia di Seluruh Dunia

Patriot
Patriot merupakan perusahaan penyedia jasa tentara bayaran asal Rusia. Patriot dikenal sebagai pesaing utama Wagner. Mereka kerap mendapatkan kontrak militer karena memiliki tentara bayaran yang berpengalaman dan terlatih. Tentara bayaran di Patriot diperkirakan menerima gaji sekitar Rp231 juta per bulan. Tentara bayaran Patriot mendapat proyek perang di Suriah, Ukraina dan Afrika.

Dampak negatif pemanfaatan tentara bayaran adalah melemahnya moral tentara Rusia. "Apalagi ditambah dengan friksi antara tentara bayaran dan tentara Rusia sehingga mengganggu koordinasi di medan tempur," ungkap Faulkner.

Redut
Redut merupakan perusahaan penyedia jasa keamanan dan tentara bayaran asal Rusia. Mereka juga aktif di Ukraina. Perusahaan yang didirikan pada 2008 itu beranggotakan para veteran perang pasukan Rusia yang berpengalaman.

Selain berperang di Ukraina, mereka juga pernah dikirim ke Irak, Lebanon, Suriah, hingga Afghanistan untuk mengamankan kepentingan Rusia. "Penggunaan tentara bayaran merupakan langkah politik bagi Rusia untuk melanjutkan perang tanpa mengganggu situasi domestik," kata Faulkner.

Dengan memanfaatkan tentara bayaran, menurut dia, Putin akan mendapatkan sentimen positif di dalam negeri sehingga tak perlu merekrut wajib militer dalam jumlah besar. "Apalagi, kematian tentara bayaran tidak sensitif dan menarik perhatian publik Rusia," paparnya.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
Berita Terkini
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved