Di Tengah Pandemi Covid-19, Industri Automotif Dunia Mulai Bangkit

Rabu, 29 April 2020 - 06:33 WIB
loading...
A A A
Banyak dealer mobil di Jerman tutup hingga pekan lalu dan memengaruhi penjualan mobil. Para analis LMC Automotive melihat adanya pola penjualan negatif di seluruh dunia. “Kami memperkirakan bahwa penjualan kendaraan akan berada di titik nadir pada April di Eropa dan Amerika Utara, tetapi akan kembali pulih dalam beberapa bulan ke depan,” katanya.

Di Italia, dealer mobil juga akan kembali beroperasi pekan depan. “Sebagian besar dealer memiliki stok mobil yang menumpuk,” kata Plinio Vanini, chairman Gruppo Autotorino, dealer mobil Italia, yang mampu menjual lebih dari 29.000 mobil baru tahun lalu.

Sementara itu, perusahaan automotif Amerika Serikat (AS) seperti General Motors Co dan Ford Motor Co menargetkan produksi mobil kembali pada 18 Mei mendatang. Itu dilakukan setelah kebanyakan pabrik di AS menghentikan operasi pada Maret lalu karena pandemi virus korona.

Para eksekutif perusahaan automotif tersebut sedang berdiskusi dengan serikat pekerja dan Gubernur Michigan Gretchen Whitmer. Ford menyatakan sedang menentukan kepastian kapan produksi mobil di pabrik di Amerika Utara akan kembali beroperasi. Namun, serikat pekerja industri mobil pekan lalu memperingatkan “terlalu dini dan terlalu berisiko” untuk membuka kembali pabrik.

Gubernur Michigan Whitmer akan memberikan data kapan seharusnya sektor yang krusial akan kembali beroperasi. “Itu akan ditentukan oleh data, bukan jadwal buatan,” kata Whitmer.

Toyota juga akan membuka kembali fasilitas pabrik di Amerika Utara, termasuk pabrik di Georgetown, Kentucky, pada 4 Mei mendatang. Perusahaan automotif Jepang itu sebelum menutup pabriknya di AS karena lockdown yang diberlakukan Pemerintah AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Pelacur Bertarif Rp38...
Pelacur Bertarif Rp38 Juta Semalam Banjiri Davos, Hibur Tamu Forum Ekonomi Dunia
Hong Kong Longgarkan...
Hong Kong Longgarkan Karantina dan Pengujian COVID-19
Omicron Menyapu Dunia,...
Omicron Menyapu Dunia, Kota-kota Ini Batalkan Pesta Malam Tahun Baru
Covid-19 dan Perang...
Covid-19 dan Perang Membuat 270 Juta Warga Dunia Terancam Kelaparan
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Berita Terkini
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved