AS Tepis Tudingan Rusia Dalangi Serangan Drone ke Kremlin
Jum'at, 05 Mei 2023 - 08:25 WIB
loading...
AS tepis tudingan Rusia dalangi serangan drone ke Kremlin. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menepis klaim Rusia yang menuding negara itu mendalagi serangan drone ke Kremlin pada Rabu yang ditujukan untuk membunuh Presiden Vladimir Putin. Juru bicara Keamanan Nasional AS John Kirby menyebut tuduhan itu sebuah "klaim menggelikan".
"Peskov hanya terbaring di sana, murni dan sederhana," ucap Kirby merujuk pada juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang melontarkan tuduhan AS dalangi serangan drone tersebut.
"Amerika Serikat tidak ada hubungannya dengan itu. Kami bahkan tidak tahu persis apa yang terjadi di sini, tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa Amerika Serikat tidak memiliki peran apa pun di dalamnya," tegasnya seperti dikutip dari BBC, Jumat (5/5/2023).
Baca Juga: Ukraina Dituduh Coba Habisi Putin dengan Drone, Ini Respons AS
Pejabat AS mengatakan Washington tidak mendorong atau memungkinkan Ukraina untuk menyerang di luar perbatasannya, dan tidak mendukung serangan terhadap pemimpin individu.
Sebelumnya, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan AS "tidak diragukan lagi" berada di balik dugaan serangan itu. Menurutnya semua keputusan Kiev pada akhirnya ditentukan oleh Washington, termasuk target mana yang akan dicapai dan dengan cara apa, tanpa memberikan bukti.
"Peskov hanya terbaring di sana, murni dan sederhana," ucap Kirby merujuk pada juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang melontarkan tuduhan AS dalangi serangan drone tersebut.
"Amerika Serikat tidak ada hubungannya dengan itu. Kami bahkan tidak tahu persis apa yang terjadi di sini, tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa Amerika Serikat tidak memiliki peran apa pun di dalamnya," tegasnya seperti dikutip dari BBC, Jumat (5/5/2023).
Baca Juga: Ukraina Dituduh Coba Habisi Putin dengan Drone, Ini Respons AS
Pejabat AS mengatakan Washington tidak mendorong atau memungkinkan Ukraina untuk menyerang di luar perbatasannya, dan tidak mendukung serangan terhadap pemimpin individu.
Sebelumnya, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan AS "tidak diragukan lagi" berada di balik dugaan serangan itu. Menurutnya semua keputusan Kiev pada akhirnya ditentukan oleh Washington, termasuk target mana yang akan dicapai dan dengan cara apa, tanpa memberikan bukti.
Lihat Juga :