Panglima Israel Membangkang, Tolak Perintah Netanyahu Serang Gaza Besar-besaran

Senin, 05 Mei 2025 - 17:25 WIB
loading...
Panglima Israel Membangkang,...
Panglima Israel tolak invasi besar-besaran ke Gaza. Foto/X/@EliAfriatISR
A A A
TEL AVIV - Panglima militer Israel Eyal Zamir memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan beberapa menteri Kabinet bahwa perluasan serangan darat di Gaza dapat mengakibatkan hilangnya sandera Israel yang ditahan oleh kelompok Palestina Hamas.

“Ada dilema dalam mengejar kedua tujuan utama perang — melenyapkan Hamas dan membebaskan para sandera — karena pada titik tertentu, keduanya dapat bertentangan di lapangan,” surat kabar Yedioth Ahronoth melaporkan pada hari Minggu, mengutip Zamir.

"Anda harus mempertimbangkan bahwa manuver darat skala penuh dapat mengakibatkan hilangnya sandera," tambahnya.

Makalah tersebut mencatat perbedaan pendapat yang jelas antara kepemimpinan politik dan militer Israel mengenai prioritas perang.

Menanggapi pernyataan tersebut, keluarga sandera yang ditawan di Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "tidak akan ada kemenangan Israel tanpa membawa kembali semua sandera. Kehilangan mereka akan menjadi kekalahan nasional."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved