2 Negara Eropa yang Pernah Bantai Kaum Muslim Besar-besaran

Kamis, 04 Mei 2023 - 20:53 WIB
loading...
A A A
Selama fase perubahan nama, kota dan desa Turki dikelilingi oleh unit tentara. Warga diberikan kartu identitas baru dengan nama Bulgaria. Jika gagal menunjukkan kartu baru berarti penyitaan gaji, pembayaran pensiun, dan penarikan bank.

Akta kelahiran atau pernikahan hanya akan diterbitkan atas nama Bulgaria. Kostum tradisional Turki dilarang; rumah digeledah dan semua tanda identitas Turki disingkirkan. Masjid ditutup.

Dalam upaya untuk melawan tindakan asimilasi, beberapa orang menolak untuk mengubah nama mereka dan mempertahankan identitas Turki mereka.

Namun, menurut perkiraan kontemporer, 500 hingga 1.500 orang terbunuh ketika mereka menolak tindakan asimilasi, dan ribuan lainnya dipenjara, dikirim ke kamp kerja paksa atau dipindahkan secara paksa.

Pembantaian terhadap orang Turki di Bulgaria pada tahun 1989 merupakan tragedi besar bagi orang Turki dan Muslim lainnya yang tinggal di Bulgaria. Kampanye asimilasi yang diterapkan pada masa itu telah memberikan efek yang traumatis bagi banyak orang, yang hingga saat ini masih berdampak pada kehidupan mereka.

Kejadian diatas merupakan contoh kejamnya sejarah dunia terhadap kaum Muslim. Kejadian ini mengingatkan dunia untuk selalu berjuang melawan diskriminasi dan kebencian. Semua manusia harus dihormati dan diakui hak-haknya tanpa memandang agama, ras, atau budaya. Semoga kejadian seperti ini tidak pernah terulang lagi di masa depan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Berita Terkini
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved