Abaikan Ancaman Sanksi China, AS Akan Terus Kirim Senjata ke Taiwan

Selasa, 21 Juli 2020 - 19:52 WIB
loading...
Abaikan Ancaman Sanksi...
AS akan tetap mengirimkan senjata ke Taiwan meski ditentang oleh China. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Mark Esper mengatakan, Washington akan melanjutkan penjualan senjata ke Taiwan meskipun ditentang oleh China . Esper menambahkan bahwa ia berharap untuk mengunjungi Republik Rakyat China (RRC) pada akhir tahun untuk meningkatkan kerja sama bilateral.

"Saya secara pribadi berbicara dengan rekanan RRC saya pada beberapa kesempatan dan sebelum tahun ini habis, saya berharap untuk mengunjungi RRC untuk pertama kalinya sebagai menteri, untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama, membangun sistem yang diperlukan untuk komunikasi krisis, dan memperkuat niat kami untuk bersaing secara terbuka dalam sistem internasional," kata Esper seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (21/7/2020).

Hal itu diungkapkannya pada presentasi khusus untuk Institut Internasional untuk Studi Strategis.

Kementerian Luar Negeri China pekan lalu mengumumkan bahwa Beijing akan menjatuhkan sanksi terhadap Lockheed Martin setelah AS menyetujui penjualan senilai USD620 juta ke Taiwan untuk meningkatkan sistem rudal anti-balistik Patriot. Lockheed Martin adalah kontraktor utama dalam transaksi tersebut. (Baca: China Ancam Sanksi Produsen Jet Tempur F-35 AS terkait Taiwan )

Menanggapi pernyataan itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa ia berharap China akan mempertimbangkan kembali ancamannya, menunjukkan bahwa bisnis Lockheed Martin dengan Taiwan sepenuhnya konsisten dengan kebijakan luar negeri Washington dalam memasok senjata ke pulau itu, yang dianggap Beijing sebagai bagian dari ancaman wilayahnya. (Baca: Jika China Menginvasi, Taiwan Gempur Beijing dengan Rudal Jelajah )

Taiwan telah diperintah secara independen dari daratan China sejak 1949. Beijing memandang pulau itu sebagai provinsi, sementara pemerintah Taiwan mengklaim China sebagai pewaris pemerintah pra-Komunis di bawah kebijakan "satu China". Beijing sangat kritis terhadap kesepakatan senjata Washington dengan Taipei, mengancam sanksi pada beberapa kesempatan. (Baca: Deretan Rudal Taiwan Ini Akan Bikin China Berpikir Ulang Lakukan Invasi )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved