Dituding Intervensi Masalah Politik Inggris, Kremlin: Tuduhan Tidak Berdasar

Selasa, 21 Juli 2020 - 19:35 WIB
loading...
Dituding Intervensi...
Kremlin membantah laporan yang menyatakan Rusia ikut campur dalam masalah politik Inggris. Foto/Best of Russia
A A A
MOSKOW - Inggris telah merilis laporan tentang dugaan campur tangan Rusia dalam politiknya. Publikasi laporan itu sengaja ditunda sampai setelah Pemilihan Umum, yang dilaporkan untuk menghindari mencoreng wajah Partai Konservatif yang berkuasa.

Laporan yang disusun oleh Komite Intelijen dan Keamanan Parlemen Inggris itu mengatakan kemampuan dunia maya Rusia adalah masalah yang serius dan menimbulkan ancaman segera serta mendesak terhadap keamanan nasional. (Baca: Putin Tunjuk Gubernur Baru di Wilayah yang Diguncang Protes )

Seorang juru bicara Kremlin pun menanggapi laporan itu dengan mengatakan Moskow tidak pernah ikut campur dalam proses pemilu negara mana pun dan tidak akan mentolerir upaya campur tangan.

"Rusia tidak pernah ikut campur dalam proses pemilihan di negara manapun, Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara lain. Kami tidak melakukannya dan kami akan tidak mentolerir upaya negara-negara asing untuk ikut campur dalam urusan politik kita," ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. (Baca: Putin Perintahkan Rusia Latihan Perang Besar-besaran dan Dadakan )

"Kami saat ini fokus pada bidang prioritas pembangunan negara kami hingga periode 2030. Dengan segala hormat kepada Inggris, peristiwa di negara kami adalah hal yang paling penting bagi kami," imbuhnya seperti dilansir dari Sputnik, Selasa (21/7/2020).

Peskov mengatakan laporan itu berisi tuduhan yang tidak berdasar dan tidak dapat dibuktikan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved