Rusia: Hampir 600 Prajurit dan Tentara Bayaran Ukraina Tewas di Arah Donetsk dalam 24 Jam

Sabtu, 29 April 2023 - 21:30 WIB
loading...
Rusia: Hampir 600 Prajurit...
Persenjataan Rusia sedang diperbaiki. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Total kerugian tentara Ukraina di arah Donetsk selama sehari terakhir berjumlah 575 prajurit dan tentara bayaran.

Tak hanya itu, 24 unit peralatan militer, termasuk dua radar kontra-baterai AN/TPQ-50 buatan Amerika Serikat (AS) juga hancur.

Kabar itu diungkapkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia pada Sabtu (29/4/2023).

"Total kerugian musuh dalam arah ini berjumlah lebih dari 575 prajurit dan tentara bayaran Ukraina, dua tank, tiga kendaraan tempur infanteri, dua kendaraan tempur lapis baja, dua belas kendaraan, dua unit artileri self-propelled Akatsiya dan Gvozdika, satu howitzer D-30, dan dua radar kontra-baterai AN/TPQ-50 buatan AS,” ungkap Kemhan Rusia.

Kemhan Rusia menjelaskan, “Selama 24 jam terakhir, penerbangan Rusia melakukan tujuh serangan mendadak dan artileri melakukan 58 misi penembakan ke arah Donetsk dan dekat Artemovsk.”

Baca juga: Polisi Polandia Gerebek Sekolah yang Dikelola Kedubes Rusia

Rusia meluncurkan operasi militer khususnya di Ukraina pada Februari 2022, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk meminta bantuan untuk mempertahankan diri dari serangan Ukraina.

Menanggapi operasi Rusia, negara-negara Barat telah meluncurkan kampanye sanksi komprehensif terhadap Moskow dan telah memasok senjata ke Ukraina.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved