Inggris Suplai Peluru Depleted Uranium, Rusia: Tanda Eskalasi Habis-habisan

Rabu, 26 April 2023 - 20:21 WIB
loading...
A A A
Kedubes Rusia melanjutkan dengan mengatakan bahwa pemerintah Inggris akan bertanggung jawab atas efek dari "amunisi beracun" dan tidak dapat menghindari pertanggungjawaban dengan menyerahkannya kepada pasukan Ukraina.

Dalam sebuah wawancara dengan RT minggu lalu, utusan Rusia untuk Inggris, Duta Besar Andrey Kelin, memperingatkan bahwa amunisi DU akan menjadi hal yang mengerikan bagi pertanian dan rakyat Ukraina, dengan mengatakan residu radioaktif dapat mencemari air dan tanah negara tersebut setidaknya selama enam generasi.

Baik pejabat Inggris dan AS telah memperdebatkan dugaan bahaya kesehatan yang terkait dengan peluru DU – yang menggunakan inti uranium padat untuk meningkatkan kemampuan penembus lapis baja mereka – dan menyangkal tuduhan bahwa senjata tersebut terkait dengan lonjakan kanker dan cacat lahir di Irak.

Heappey mengklaim bahwa depleted uranium hanya membawa risiko kesehatan dan lingkungan yang "rendah", merujuk pada studi pemerintah tahun 2007. Dia menambahkan bahwa Kementerian Pertahanan Inggris tidak akan melakukan upaya untuk melacak di mana pasukan Ukraina menggunakan putaran DU yang dipasoknya, dan tidak berkewajiban untuk membantu upaya pembersihan setelah konflik.

Baca Juga: Rusia Peringatkan Bencana Radioaktif di Ukraina Akibat Depleted Uranium

Namun, menurut Doug Weir, seorang ahli Observatorium Konflik dan Lingkungan, amunisi uranium menghasilkan partikulat DU yang beracun secara kimia dan radioaktif ketika mereka menyerang sasaran yang keras. Ia menambahkan bahwa debu menimbulkan risiko inhalasi bagi manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved