Ini Spesifikasi Drone AS Switchblade 600

Rabu, 26 April 2023 - 17:21 WIB
loading...
Ini Spesifikasi Drone...
Drone Switchblade 600 buatan AS digunakan militer Ukraina dalam menghadapi gempuran tentara Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai salah satu produsen drone tempur canggih di dunia. Drone AS kerap digunakan oleh negara lain yang sedang berkonflik. Salah satunya Ukraina, yang sedang menghadapi gempuran pasukan Rusia.

Salah satu drone buatan AS yang menjadi andalan Ukraina adalah Switchblade 600. Di medan tempur, drone ini mewakili generasi berikutnya dari rudal jarak jauh yang berkeliaran, memberikan dukungan RSTA yang belum pernah ada sebelumnya dan menampilkan optik presisi tinggi.

Seperti dikutip dari Avinc.com, daya tahan mengudara drone ini lebih dari 40 menit. Dan, hulu ledak anti-lapis baja untuk melibatkan target yang lebih besar dan diperkeras pada jarak yang lebih jauh.

Sebagai solusi man-portable all-in-one, Switchblade 600 mencakup semua yang diperlukan untuk merencanakan dan melaksanakan misi dengan sukses dan dapat disiapkan dan dioperasikan dalam waktu kurang dari 10 menit.

Dilengkapi dengan sensor gimbaled EO/IR beresolusi tinggi dan terdepan di kelasnya serta kontrol penerbangan presisi yang canggih, Switchblade 600 memberdayakan prajurit perang dengan penerapan yang cepat dan mudah melalui peluncuran tabung, dan kemampuan untuk terbang, melacak, dan melibatkan pesawat non-line-of- target penglihatan dan kendaraan lapis baja dengan efek mematikan yang presisi tanpa memerlukan ISR eksternal atau menembakkan aset.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved