Rusia Dilaporkan Terjunkan Tank Penantang Challenger dan Leopard ke Ukraina

Rabu, 26 April 2023 - 05:21 WIB
loading...
Rusia Dilaporkan Terjunkan...
Tank tempur tercanggih Rusia, T-14 Armata, dilaporkan dikerahkan ke Ukraina. Foto/Newsweek
A A A
MOSKOW - Tank tempur tercanggih Rusia, T-14 Armata, telah dikerahkan untuk melawan pasukan Ukraina. Kantor berita Rusia, RIA Novosti, melaporkannya mengutip sebuah sumber.

Berita itu muncul saat Kiev sedang merencanakan serangan yang menentukan terhadap pasukan Moskow.

“Pasukan Rusia telah mulai menggunakan tank Armata terbaru untuk menembak ke posisi Ukraina,” kata sumber itu, menambahkan bahwa tank tersebut belum berpartisipasi dalam aksi penyerangan langsung, seperti dikutip dari RT,Rabu (26/4/2023).

Menurut sumber tersebut, tank T-14 Armata dilengkapi dengan perlindungan tambahan dari amunisi anti-tank. Awak tank telah berlatih di salah satu republik Donbass Rusia yang baru didirikan sejak 2022.

Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk memilih untuk menjadi bagian dari Rusia pada September 2022. Kedua wilayah memisahkan diri dari Ukraina setelah kudeta tahun 2014 di Kiev.

Baca Juga: Rusia Ancam Gunakan Senjata Nuklir Jika Musuh Lakukan Agresi

Pada bulan Februari, sebuah video diposting di media sosial yang konon menunjukkan tank T-14 menembakkan senjata 125mm di zona operasi militer khusus di Ukraina.

Konstantin Sivkov, Wakil Presiden Akademi Ilmu Roket dan Artileri Rusia, mengatakan kepada situs berita URA.ru pada hari Selasa bahwa tank T-14 akan diadu dengan Challenger 2 Inggris dan Leopard 2A6 buatan Jerman yang dijanjikan ke Kiev oleh negara-negara NATO.

“Armata melampaui kedua tank Barat terbaru ini dalam hal karakteristik teknis,” kata Sivkov.

Dia menambahkan bahwa tank T-14 dapat beroperasi sebagai “komando (pusat)” dalam kelompok tank T-90M Rusia.

Tank T-14 diluncurkan ke publik pada tahun 2015 dan pertama kali terlibat pertempuran di Suriah, di mana pasukan Rusia mendukung perjuangan Presiden Bashar Assad melawan Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) dan militan Islam lainnya.

Tank ini memiliki menara tak berawak yang memungkinkan awak beranggotakan tiga orang untuk mengendalikan tembakan dari kompartemen lapis baja yang terisolasi di bagian depan lambung.

Baca Juga: Media AS: Serangan Balik Gagal, Ukraina Bakal Kehilangan Dukungan Barat

Berita penyebaran tank T-14 datang saat Kiev bersiap untuk melancarkan serangan balasan.

"Kami sedang mendekati pertempuran penting untuk sejarah modern Ukraina," kata Kirill Budanov, kepala intelijen militer Ukraina, kepada kantor berita RBC Ukraina pada hari Senin.

“Itu fakta, semua orang mengerti ini. Ketika (tepatnya) itu dimulai adalah rahasia," imbuhnya.

Pejabat Ukraina mengatakan di masa lalu bahwa keberhasilan dan jadwal operasi ofensif bergantung pada pengiriman alat berat dari luar negeri, termasuk tank modern. Menurut dokumen Pentagon yang bocor yang ditemukan bulan ini oleh organisasi berita, sembilan brigade Ukraina sedang dilatih dan diperlengkapi di Barat, dan tiga lagi sedang dipersiapkan "secara internal" di Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tahun lalu bahwa Moskow akan mempertahankan wilayahnya “dengan segala cara yang tersedia.” Kremlin menyatakan bulan ini bahwa Rusia memantau dengan cermat informasi tentang rencana dan kemampuanofensifKiev.

Baca Juga: Ukraina Klaim Pasukan Rusia dan Tentara Wagner Saling Bunuh
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved