Jack Ma Terima Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Hong Kong

Minggu, 23 April 2023 - 16:00 WIB
loading...
Jack Ma Terima Gelar...
Jack Ma Terima Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Hong Kong. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Jack Ma , pendiri raksasa teknologi China Alibaba, telah diangkat menjadi profesor bisnis kehormatan di Universitas Hong Kong. Hal itu diumumkan kampus top di Hong Kong tersebut, Jumat (21/4/2023).

Seperti dilaporkan AFP, penunjukan itu dilakukan beberapa minggu setelah miliarder itu membuat penampilan publik yang jarang terjadi di China, menyusul kejatuhannya selama tindakan keras pemerintah terhadap industri teknologi lebih dari dua tahun lalu.

Baca juga: Pendiri Alibaba Jack Ma Kembali ke China, Akhiri Lebih dari Setahun di Luar Negeri

Ma tidak menonjolkan diri sejak akhir 2020, ketika pidatonya yang menyerang regulator China diikuti oleh Beijing yang menghentikan IPO yang direncanakan oleh afiliasi Alibaba, Ant Group. Rekor denda USD2,75 miliar kemudian dikenakan pada Alibaba karena dugaan praktik bisnis yang tidak adil.

Universitas Hong Kong pada hari Jumat mengatakan, Ma telah menerima gelar profesor kehormatan dari sekolah bisnisnya. Seorang juru bicara lembaga mengatakan, pihaknya menyambut baik Ma berbagi "pengetahuan dan pengalamannya yang kaya dalam inovasi dan pengembangan bisnis".

Jabatan profesor memiliki masa jabatan tiga tahun yang berakhir pada Maret 2026, menurut media lokal. Situs web sekolah sekarang memuat profil Ma yang menonjolkan keahliannya dalam "manajemen dan strategi".

Pada 2018, universitas yang sama memberi Ma gelar doktor kehormatan. Namun, Ma "tidak memiliki rencana untuk kuliah umum atau pidato", menurut South China Morning Post, sebuah surat kabar berbahasa Inggris yang berbasis di Hong Kong yang dimiliki sepenuhnya oleh Alibaba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved