AS Desak Korut Batalkan Peluncuran Satelit Militer Pertama

Jum'at, 21 April 2023 - 14:01 WIB
loading...
AS Desak Korut Batalkan...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan putrinya, Ju-ae, mengunjungi badan pengembangan ruang angkasa DPRK, 18 April 2023. Foto/KCNA
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendesak Korea Utara (Korut) membatalkan peluncuran satelit militer pertamanya.

AS menyarankan Korut dapat menggunakan proyek tersebut untuk memajukan program rudal balistiknya, meski mengklaim peluncuran uji coba apa pun akan melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Di bawah langkah-langkah sebelumnya yang diberlakukan oleh PBB, Korea Utara dilarang melakukan uji coba rudal,” ungkap juru bicara Departemen Luar Negeri AS kepada Yonhap News pada Kamis.

Dia menambahkan, “Kendaraan peluncuran luar angkasa (SLV) menggabungkan teknologi yang identik dengan, dan dapat dipertukarkan, dengan yang digunakan dalam rudal balistik.”

“Setiap peluncuran DPRK (Korut) yang menggunakan teknologi rudal balistik, yang akan mencakup SLV, melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB,” tambah pejabat itu.

Baca juga: Makin Kuat! Militer Iran Dapat 200 Drone Strategis Baru

Pyongyang pertama kali mengumumkan penyelesaian satelit pengintaian baru awal pekan ini, dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan peluncuran adalah prioritas utama militer dan dapat dilakukan pada akhir bulan.

"Kepemilikan satelit semacam itu adalah tugas utama yang harus dipenuhi untuk memperkuat angkatan bersenjata DPRK,” papar laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Satelit mata-mata diluncurkan segera setelah Korea Utara menguji senjata baru lainnya, rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat yang dijuluki Hwasong-18.

Menurut para pejabat, rudal itu akan membantu kemampuan serangan balik nuklir DPRK.

Sementara Washington telah berulang kali mendesak Pyongyang menghentikan uji senjatanya, Korea Utara telah melakukan sejumlah peluncuran rudal dalam beberapa bulan terakhir.

Korut mengutip "postur militer anti-DPRK" oleh AS dan Korea Selatan dalam latihan perang disertai penembakan peluru aktif selama setahun terakhir.

Korut telah mengecam latihan gabungan itu sebagai persiapan untuk serangan, meskipun AS mengklaim itu murni bersifat defensif.

Pejabat AS juga telah memperingatkan tentang uji coba nuklir Korea Utara di masa depan selama beberapa bulan.

Kepala Pasukan AS di Korea, Jenderal Paul LaCamera, mengatakan kepada anggota parlemen pada Kamis bahwa “bukan masalah ‘jika’ DPRK akan meledakkan perangkat nuklir lain, tapi ‘kapan’."

Meskipun uji coba sebelumnya tidak dipublikasikan sebelumnya, Korea Utara belum mengumumkan rencana untuk uji coba semacam itu.

Korut menegaskan haknya untuk mengembangkan persenjataan militernya guna mengatasi ancaman terhadap keamanannya, termasuk senjata nuklir.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved