Horor! Pemain Akrobat China Tewas Setelah Jatuh dari Udara

Kamis, 20 April 2023 - 04:31 WIB
loading...
Horor! Pemain Akrobat...
Seorang pemain akrobat China tewas setelah terjatuh saat melakukan aksi di udara bersama suaminya. Foto/CNN
A A A
BEIJING - Seorang pemain akrobat China tewas setelah terjatuh saat melakukan aksi sutera udara. Peristiwa ini memicu kengerian dan protes di media sosial karena kurangnya langkah-langkah keamanan.

Wanita bermarga Sun itu jatuh ke panggung saat melakukan pertunjukan udara bersama suaminya pada Sabtu lalu di sebuah desa dekat kota Suzhou di provinsi Anhui tengah.

"Dia dibawa ke rumah sakit tetapi meninggal karena luka-lukanya," kata pemerintah distrik Tongqiao dalam sebuah pernyataan Senin lalu seperti dikutip dari CNN, Kamis (20/4/2023).

Rekaman online dari insiden tersebut menunjukkan pasangan itu ditarik tinggi ke udara oleh derek di atas panggung luar ruangan yang besar, dengan wanita itu berpegangan pada suaminya yang lengannya dililitkan pada dua potong kain yang tergantung di derek.

Saat mereka berayun di udara, wanita itu melingkarkan lengannya di kepala suaminya dan menggantungnya selama melakukan transisi. Tapi dia kemudian kehilangan cengkeramannya dan jatuh dengan keras ke panggung di tengah teriakan penonton.

Rekaman itu menunjukkan sang suami berusaha menangkapnya dengan kakinya tetapi gagal.

Baca Juga: Pertengahan 2023, Populasi India Akan Lebih Banyak Dibanding China

Video momen mengerikan itu mengejutkan media sosial China. Banyak pengguna mempertanyakan mengapa wanita itu tidak mengenakan sabuk pengaman, dan mengapa tidak ada jaring pengaman atau matras di tanah. Yang lain menyerukan peraturan yang lebih ketat pada industri akrobatik dan perlindungan yang lebih baik bagi para pemain.

“Pertunjukan akrobatik di udara seperti ini sangat berbahaya. Setidaknya letakkan jaring pengaman di bawahnya sehingga (penampil) dapat terlindung saat jatuh,” bunyi sebuah komentar di platform Weibo, yang mirip Twitter di China.

“Tidak peduli seberapa terampil pemainnya, akan selalu ada kesalahan. Kenapa tidak ada langkah-langkah keamanan?” kata yang lain.

Dalam pernyataan lain yang dirilis Selasa, pemerintah Tongqiao mengatakan penyelidikan oleh pihak berwenang memutuskan tragedi itu sebagai kecelakaan.

Pertunjukan tersebut dibawakan oleh seorang pemilik bisnis pertanian setempat, yang mengontrak Anhui Yaxi Performing Arts Media Company untuk menjalankan pertunjukan tersebut, kata pernyataan tersebut.

Baca Juga: Dikira Kelinci, Pria China Tewas Ditembak Pemburu

Hasil investigasi menemukan bahwa perusahaan gagal mendapatkan persetujuan dari pihak berwenang sebelum pertunjukan, dan gagal memberikan perlindungan keselamatan penting dan tindakan darurat selama pertunjukan.

"Penggunaan crane dalam pementasan juga merupakan pelanggaran peraturan," tambahnya.

Perusahaan telah mencapai kesepakatan tentang kompensasi dengan keluarga pemain akrobat, dan akan dihukum sesuai peraturan, kata pernyataan itu.

Asosiasi Akrobat China mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Minggu bahwa pihaknya hancur dan terkejut oleh tragedi itu serta menyerukan kelompok dan pemain akrobatik untuk lebih memperhatikan langkah-langkah keselamatan.

The Paper, situs web berita yang dikelola negara, melaporkan bahwa selama pertunjukan, seorang pembawa acara membual kepada penonton bahwa untuk membuat pertunjukan terlihat "nyata", para pemain tidak dilengkapi dengan tindakan pengamanan apa pun.

Laporan itu menambahkan bahwa pemain akrobat perempuan itu telah menikah dengan suaminya selama lebih dari satu dekade dan meninggalkan dua anak.

Baca Juga: Dituduh Menghina Allah, Pria China Nyaris Diamuk Massa di Pakistan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
Hassan Nasrallah Tewas...
Hassan Nasrallah Tewas Akibat Serangan Udara Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved