Konflik Sudan: Paramiliter RSF Umumkan Gencatan Senjata 24 Jam

Kamis, 20 April 2023 - 00:24 WIB
loading...
Konflik Sudan: Paramiliter...
Paramiliter Sudah, RSF, mengumumkan gencatan senjata selama 24 jam setelah sebelumnya kesepakatan yang sama runtuh. Foto/CNN
A A A
KHARTOUM - Kelompok paramiliter Sudan , Pasukan Dukungan Cepat (RSF), yang terlibat dalam pertempuran sengit dengan tentara sejak Sabtu, mengumumkan perjanjian gencatan senjata selama 24 jam. Perjanjian ini akan dimulai pada pukul 06.00 sore waktu setempat pada Rabu (19/4/2023).

"Kami mengkonfirmasi komitmen penuh kami untuk gencatan senjata lengkap dan berharap pihak lain berkomitmen untuk itu, sesuai waktu yang diumumkan," kata RSF dalam sebuah pernyataan di Twitter seperti dikutip dari Deutsche Welle, Kamis (20/4/2023).

Tentara Sudan kemudian mengumumkan rencananya untuk mematuhi gencatan senjata untuk tujuan memfasilitasi sisi kemanusiaan, asalkan pihak lain mematuhi gencatan senjata.

Pertempuran antara tentara dan paramiliter berkecamuk di Sudan untuk hari kelima pada Rabu setelah gencatan senjata 24 jam yang ditengahi internasional runtuh.

Baca Juga: Pihak-pihak yang Bertikai di Sudan Sepakati Gencatan Senjata

Tembakan, serangan udara, dan ledakan bom telah mengguncang Ibu Kota, Khartoum, dan beberapa bagian lain di negara Tanduk Afrika itu.

Kekerasan meletus pada hari Sabtu antara pasukan yang setia kepada kepala tentara Sudan - Abdel Fattah al-Burhan, penguasa de facto negara itu - dan wakilnya, Mohamed Hamdan Daglo, yang dikenal sebagai Hemedti, yang memimpin RSF.

Keduanya, dengan sejarah panjang pelanggaran hak asasi manusia, berjuang untuk menguasai negara terbesar ketiga di Afrika yang kaya akan sumber daya alam itu.

Pertumpahan darah sejauh ini telah merenggut sedikitnya 270 nyawa dan menyebabkan lebih dari 2.600 orang terluka, kata direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia PBB, Tedros Ghebreyesus.

Gencatan senjata 24 jam seharusnya berlaku dari matahari terbenam pada hari Selasa hingga matahari terbenam hari Rabu.

Namun terlepas dari kesepakatan tersebut, pertempuran terus berlanjut antara kedua pihak yang bertikai.

Baca Juga: Bentrokan Bersenjata Berlanjut di Sudan, Ancam Kesepakatan Gencatan Senjata

Tentara menyalahkan "milisi pemberontak" atas runtuhnya gencatan senjata itu, menuduhnya melanjutkan pertempuran di sekitar markas tentara dan bandara.

Pada gilirannya, RSF menuduh tentara Sudan melakukan pelanggaran dan melanggar gencatan senjata dengan meluncurkan serangan sporadis terhadap pasukan dan pangkalannya di sekitar ibu kota.

Kegagalan gencatan senjata, meski mendapat tekanan internasional yang kuat, menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang berkepanjangan.

Baca Juga: Jepang Mulai Persiapkan Evakuasi Warganya dari Sudan

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved