Pejabat Ukraina: Serangan Balik Hanya Masalah Waktu

Rabu, 19 April 2023 - 05:38 WIB
loading...
A A A
Kiev berharap puluhan tank NATO akan memberikan pasukannya keunggulan dalam pertempuran yang akan datang, meskipun skala dan kecepatan pengiriman telah membuat Ukraina frustrasi. Begitu juga dengan penolakan terus-menerus dari negara-negara NATO — yang dipimpin oleh AS — untuk menyediakan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat jarak jauh dan jet tempur buatan Barat.

Mitra asing, kata Danilov kepada AP, berjanji satu hal dan melakukan hal yang sama sekali berbeda, meskipun dia tidak merinci apa yang dia maksud. Secara keseluruhan, Danilov mengatakan persediaan senjata Ukraina saat ini akan cukup untuk mengekang Rusia.

Ditanya apakah baterai rudal permukaan-ke-udara Patriot - satu-satunya peralatan militer termahal yang sejauh ini dijanjikan kepada Kiev - telah tiba di Ukraina, Danilov hanya mengatakan: "Jawaban atas pertanyaan Anda sederhana: semuanya baik-baik saja."

Kebocoran intelijen AS baru-baru ini telah menimbulkan keraguan pada kemampuan serangan balik Ukraina. Satu dokumen menyarankan militer Ukraina tidak mungkin membuat lebih dari keuntungan sederhana. Laporan menunjukkan Kiev mungkin harus mengubah rencana serangan baliknya sebagai akibat dari kebocoran itu, yang dapat mengungkapkan informasi penting tentang penyebaran dan kesiapan militer Ukraina.

Tetapi Danilov mengatakan kepada AP bahwa pentingnya kebocoran itu terbatas, menunjukkan bahwa hanya kepemimpinan Ukraina yang sepenuhnya mengetahui rencana tersebut dan akan memutuskan bagaimana melanjutkannya.

"Jika seseorang mengira kami melapor kepada seseorang, maka dia salah besar," kata Danilov.

Baca Juga: Wanita Cantik Mantan Teknisi Angkatan Laut AS Ini Penggerak Twitter Pro-Rusia

"Hanya di kantor Presiden Volodymyr Zelensky akan diputuskan kapan, ke arah mana, dengan kecepatan apa kita akan membebaskan wilayah kita," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved