Pihak-pihak yang Bertikai di Sudan Sepakati Gencatan Senjata

Rabu, 19 April 2023 - 00:00 WIB
loading...
A A A
“Saraf kami tegang,” kata seorang perempuan yang tinggal di Omdurman, dekat gedung penyiaran negara yang diperebutkan.

"Ini adalah hal tersulit yang bisa dilalui seseorang," imbuhnya.

Situasi kemanusiaan yang sudah genting di Sudan telah memburuk, dan para pejabat PBB mengatakan banyak program bantuan telah ditangguhkan.

Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah mengatakan hampir tidak mungkin untuk menyediakan layanan kemanusiaan di sekitar Khartoum dan memperingatkan bahwa sistem kesehatan negara itu berisiko runtuh.

“Faktanya adalah saat ini hampir tidak mungkin untuk menyediakan layanan kemanusiaan di dalam dan sekitar Khartoum,” Farid Aiywar, kepala delegasi IFRC untuk Sudan, mengatakan kepada wartawan melalui tautan video dari Nairobi.

“Ada panggilan dari berbagai organisasi dan orang-orang yang terjebak meminta evakuasi,” ia menambahkan.

Aiywar memperingatkan bahwa jika gangguan pada sistem kesehatan Sudan terus berlanjut, sistem itu hampir runtuh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sejauh ini telah mendokumentasikan tiga serangan terhadap fasilitas perawatan kesehatan yang menewaskan sedikitnya tiga orang dan mengulangi seruan agar mereka berhenti.

“Serangan terhadap perawatan kesehatan merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum kemanusiaan dan hak atas kesehatan, dan serangan itu harus dihentikan sekarang,” kata juru bicara WHO Margaret Harris.

“Sangat penting bagi semua orang yang berkepentingan agar serangan itu berhenti,” imbuhnya.

Baca Juga: Profil Mohamed Hamdan Dagalo: Dari Pedagang Unta hingga Jadi Jenderal RSF yang Ditakuti Sudan

Harris mengatakan bahwa rumah sakit di Khartoum sangat kekurangan pasokan untuk menyelamatkan jiwa dan pemadaman listrik membuat sulit untuk memberikan layanan dasar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Ingin Jadi Presiden...
Ingin Jadi Presiden Abadi, Xi Jinping Singkirkan Semua Jenderal yang Menghalangi
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved