Banjir di Assam India Tewaskan 84 Orang dan 2,75 Juta Warga Mengungsi
Selasa, 21 Juli 2020 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Assam yang terkenal untuk perkebunan teh diterjang banjir setiap musim hujan meski telah dilakukan berbagai upaya pengendalian banjir.
Berbagai kelompok hak asasi manusia (HAM) menuduh para pejabat korup mencuri dana yang dialokasikan untuk berbagai proyek penanganan banjir, sehingga kondisi tanggul sungai sangat mudah jebol.
Banjir juga menenggelamkan Taman Nasional Kaziranga, yang menjadi lokasi terbesar di dunia untuk badak cula satu, dengan sekitar 2.500 badak, dari total populasi 3.000 badak.
“Sembilan badak tenggelam dan lebih dari 100 binatang lainnya mati,” ungkap Atul Bora, menteri agrikultur Assam yang merupakan anggota parlemen Kaziranga. (Lihat Infografis: Lawan China, Inggris Bakal Kerahkan Kapal Induk dengan Jet F-35)
Akibat banjir, badak, gajah dan kijang menyelamatkan diri di jalanan dan tempat pemukiman warga. (Lihat Video: Seorang Nenek Renta di Banyuasin Digugat Anaknya Sendiri Perihal Warisan)
Berbagai kelompok hak asasi manusia (HAM) menuduh para pejabat korup mencuri dana yang dialokasikan untuk berbagai proyek penanganan banjir, sehingga kondisi tanggul sungai sangat mudah jebol.
Banjir juga menenggelamkan Taman Nasional Kaziranga, yang menjadi lokasi terbesar di dunia untuk badak cula satu, dengan sekitar 2.500 badak, dari total populasi 3.000 badak.
“Sembilan badak tenggelam dan lebih dari 100 binatang lainnya mati,” ungkap Atul Bora, menteri agrikultur Assam yang merupakan anggota parlemen Kaziranga. (Lihat Infografis: Lawan China, Inggris Bakal Kerahkan Kapal Induk dengan Jet F-35)
Akibat banjir, badak, gajah dan kijang menyelamatkan diri di jalanan dan tempat pemukiman warga. (Lihat Video: Seorang Nenek Renta di Banyuasin Digugat Anaknya Sendiri Perihal Warisan)
(sya)
Lihat Juga :