Aksi Protes Tak Halangi Macron Teken Undang-undang Reformasi Pensiun Prancis

Minggu, 16 April 2023 - 18:45 WIB
loading...
Aksi Protes Tak Halangi...
Aksi Protes Tak Halangi Macron Teken Undang-undang Reformasi Pensiun Prancis. FOTO/Reuters
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron menandatangani reformasi pensiunnya yang kontroversial menjadi undang-undang pada Sabtu (15/4/2023). Penetapan ini menentang protes selama tiga bulan dan permohonan dari serikat pekerja untuk tidak menerapkan undang-undang tersebut.

Seperti dilaporkan AFP, perubahan tersebut menjadi undang-undang setelah teks tersebut diterbitkan sebelum fajar di jurnal resmi Prancis, yang memicu tuduhan dari oposisi yang berusaha diselundupkan oleh Macron di tengah malam.

Baca juga: Pengunjuk Rasa Coba Bakar Restoran Favorit Macron di Paris

Publikasi itu datang hanya beberapa jam setelah persetujuan pada Jumat (14/4/2023) oleh Dewan Konstitusi tentang esensi undang-undang tersebut, termasuk perubahan tajuk utama untuk menaikkan usia pensiun dari 62 menjadi 64 tahun.

Serikat pekerja memperingatkan bahwa mereka menyerukan protes massal Hari Buruh pada tanggal 1 Mei, dan terkadang demonstrasi kekerasan meletus di beberapa kota dalam semalam setelah putusan diumumkan.

Pertarungan untuk menerapkan undang-undang tersebut berubah menjadi tantangan domestik terbesar dari mandat kedua Macron, karena ia menghadapi penentangan rakyat yang meluas terhadap perubahan tersebut, tetapi juga popularitas pribadi yang menurun.

Pemimpin sosialis Olivier Faure mengatakan, bahwa penandatanganan undang-undang yang dilakukan Macron dengan cepat menunjukkan "penghinaan" terhadap gerakan protes, sementara anggota parlemen sayap kiri Francois Ruffin menyebutnya sebagai "penahanan demokrasi".

Baca juga: Kata Macron, Prancis Tak Sudi Jadi Bawahan AS

"Hukum yang diberlakukan di tengah malam, seperti pencuri," cuit Ketua Partai Komunis Prancis Fabien Roussel. “Semua orang di jalan 1 Mei,” lanjutnya.

Dewan Konstitusi yang beranggotakan sembilan orang memutuskan mendukung ketentuan-ketentuan utama reformasi, termasuk menaikkan usia pensiun menjadi 64 tahun dan memperpanjang masa kerja yang diperlukan untuk pensiun penuh, dengan mengatakan bahwa undang-undang tersebut sesuai dengan hukum Prancis.

Enam proposal kecil ditolak, termasuk memaksa perusahaan besar untuk mempublikasikan berapa banyak pekerja berusia di atas 55 tahun yang mereka pekerjakan, dan pembuatan kontrak khusus untuk pekerja yang lebih tua.
Munculnya teks tersebut di Jurnal Resmi Prancis - the gazette of record - berarti teks tersebut sekarang telah disahkan menjadi undang-undang.

“Dengan demikian UU Jaminan Sosial diubah. Di paragraf pertama, kata: 'enam puluh dua; diganti dengan kata: 'enam puluh empat'," kata teks tersebut, mengacu pada usia pensiun.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved