Polisi Iran Gelar Razia, Buru Wanita yang Tidak Mengenakan Hijab

Minggu, 16 April 2023 - 16:30 WIB
loading...
Polisi Iran Gelar Razia,...
Polisi Iran Gelar Razia, Buru Wanita yang Tidak Mengenakan Hijab. FOTO/Iranwire
A A A
TEHERAN - Polisi di Iran mengatakan pada Sabtu (15/4/2023), bahwa mereka telah menerapkan rencana untuk menangani wanita yang melanggar kode berpakaian negara tersebut. Di Iran, kaum wanita wajib mengenakan hijab atau jilbab jika bepergian ke luar rumah.

Jumlah perempuan yang menentang aturan berpakaian bahwa jilbab harus dipakai di depan umum telah meningkat sejak gerakan protes dipicu oleh kematian dalam tahanan tahun lalu Mahsa Amini Kurdi-Iran, 22, karena diduga melanggar aturan itu.

Baca juga: Iran Pasang Kamera di Tempat Umum untuk Identifikasi Perempuan Tak Berhijab

Sebuah pernyataan di situs web polisi pada hari Sabtu mengatakan, tindakan akan diambil "mulai hari ini" atas pelanggaran di tempat umum, di mobil, dan "situs lain di mana hijab terkadang dilepas".

“Dalam konteks ini, teknologi akan digunakan untuk mengidentifikasi secara cerdas orang-orang yang melanggar hukum,” sebut pernyataan itu, seperti dikutip dari AFP.

“Melepas jilbab dianggap sebagai kejahatan, dan polisi menangani anomali sosial dalam kerangka hukum,” kata kepala Polisi Keamanan Hassan Mofakhami dalam pernyataan tersebut.

“Orang yang melanggar hukum bertanggung jawab atas tindakannya dan harus dimintai pertanggungjawaban atas perilakunya,” tambahnya.

Baca juga: Jadi Korban Penyiraman Yoghurt, Dua Wanita Iran Malah Ditangkap karena Tak Berjilbab

Gelombang protes sipil melanda republik Islam tersebut setelah kematian Amini pada 16 September lalu, tiga hari setelah penangkapannya oleh polisi moralitas.

Ribuan orang ditangkap, ratusan tewas - termasuk anggota pasukan keamanan - dan empat orang dieksekusi karena kerusuhan sipil setelah kematian Amini, dengan Iran melabeli protes tersebut sebagai "kerusuhan" yang dipicu oleh asing.

Mofakhami juga memperingatkan bahwa bisnis yang karyawannya melepas jilbabnya di tempat kerja menghadapi penutupan. Dia mengatakan dalam kasus seperti itu peringatan akan dikeluarkan, tetapi jika peringatan itu diulangi, penutupan bisnis akan menjadi agenda.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved