Bocoran Dokumen AS: Pasukan Khusus Rusia Dihancurkan oleh Perang Ukraina

Sabtu, 15 April 2023 - 03:03 WIB
loading...
Bocoran Dokumen AS:...
Bocoran dokumen rahasia militer Amerika Serikat mengungkap pasukan khusus Rusia dihancurkan oleh perang Moskow di Ukraina. Foto/Ilya Naymushin/REUTERS
A A A
KIEV - Dokumen rahasia militer Amerika Serikat (AS) yang bocor menyebut pasukan khusus Rusia telah dihancurkan oleh perangnya di Ukraina . Para pejabat Amerika berspekulasi bahwa Moskow butuh dua hingga tahun untuk membentuknya kembali.

Menurut bocoran dokumen tersebut, perang telah memakan banyak korban pada pasukan khusus Moskow setelah pengerahan besar-besaran mereka ke garis depan—korban terbesar diderita pasukan komando yang terampil.

Para pejabat Amerika, lanjut dokumen itu, mengatakaan komandan Rusia terlalu bergantung pada unit operasi khusus Spetsnaz.

Cache dokumen sensitif yang bocor tersebut dikutip Washington Post dalam laporannya, Jumat (14/4/2023).

Baca Juga: Gara-gara Dokumen Bocor, AS Akui Kerahkan Pasukan Khusus ke Ukraina

Penilaian tentang kondisi pasukan khusus Rusia itu didasarkan pada gambar satelit sebelum dan sesudah perang berlangsung."Yang mengungkapkan semua kecuali satu dari lima Brigade Spetsnaz Terpisah Rusia yang kembali dari operasi tempur di Ukraina pada akhir musim panas 2022 mengalami kerugian yang signifikan," tulis Washington Post mengutip dokumen tersebut.

Meskipun dokumen tersebut tidak menyebutkan jumlah pasukan Komando Spetsnaz yang tewas dalam perang, penyadapan intelijen disebut menunjukkan bahwa Moskow kehilangan hampir seluruh brigade dengan hanya 125 personel aktif dari 900 yang dikerahkan.

Gambar-gambar dari hari-hari awal perang Ukraina menunjukkan tentara Spetsnaz tiba di Kharkiv, Mariupol, dan Donbas setelah unit senapan bermotor konvensional menghadapi kesulitan.

Dokumen-dokumen itu mengatakan korban besar di antara pasukan khusus Rusia akan memiliki efek yang bertahan lama, termasuk kemampuan untuk melatih kelompok-kelompok paramiliter, yang telah digunakan Rusia untuk memajukan kepentingannya di luar negeri.

Selain itu, penyadapan AS terhadap intelijen Rusia yang termasuk dalam dokumen yang bocor mengungkapkan bahwa China menyetujui penyediaan bantuan mematikan ke Moskow dan berencana untuk menyamarkan peralatan militer sebagai barang sipil.

Sebuah ringkasan intelijen AS tertanggal 23 Februari 2023—berdasarkan penyadapan pada dinas intelijen luar negeri Rusia—mengatakan komisi militer pusat China telah menyetujui penyediaan tambahan senjata dan menginginkan untuk dirahasiakan.

Menurut laporan Washington Post, sebuah dokumen berjudul "The Watch Report" diberi label sangat rahasia dengan distribusi yang sangat terbatas dan memiliki informasi tentang China yang diberi label "BEIJING".

Pengungkapan itu adalah bagian dari dokumen rahasia militer AS yang terus muncul dan berisi rahasia negara yang sensitif, yang mencakup perincian persiapan Ukraina untuk serangan musim semi dan menunjukkan bahwa Amerika Serikat telah memata-matai sekutunya.

Pentagon telah mengonfirmasi dokumen-dokumen itu tampaknya berisi materi yang sensitif dan sangat rahasia, tetapi menyatakan setidaknya beberapa telah direkayasa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Sandy Tumiwa Unggah...
Sandy Tumiwa Unggah Foto Bareng Tessa Kaunang, Captionnya Bikin Hebol Lagi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved