alexametrics

Parlemen Mesir Gelar Pemungutan Suara Soal Pengerahan Tentara ke Libya

loading...
Parlemen Mesir Gelar Pemungutan Suara Soal Pengerahan Tentara ke Libya
Parlemen Mesir dilaporkan akan melakukan pemungutan suara untuk memberikan wewenang kepada presiden untuk mengerahkan pasukan ke negara Libya. Foto/Ist
A+ A-
KAIRO - Parlemen Mesir dilaporkan akan melakukan pemungutan suara untuk memberikan wewenang kepada presiden untuk mengerahkan pasukan ke negara Libya. Pengerahan pasukan bisa dilakukan jika pasukan yang didukung Turki di Libya, yang bersekutu dengan pemerintah di Tripoli, bergerak untuk merebut kembali kota Sirte.

Intervensi lebih lanjut Mesir akan mengguncang Libya yang kaya minyak dan menempatkan dua sekutu Amerika Serikat (AS), yakni Turki dan Mesir, dalam kemungkinan konfrontasi langsung.

(Baca juga: Erdogan Tuding Aksi Mesir dan Uni Emirat Arab di Libya Ilegal)

"Pemungutan suara awalnya dijadwalkan untuk hari Minggu tetapi dipindahkan ke Senin dalam sesi tertutup," ujar anggota parlemen Mesir, Mustafa Bakry seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (20/7/2020).



Parlemen Mesir, yang mayoritas adalah pendukung Presiden Abdel-Fattah al-Sissi, kemungkinan besar akan memilih mendukung pengiriman pasukan ke Libya.

Libya jatuh ke dalam kekacauan ketika pemberontakan yang didukung NATO pada tahun 2011 menggulingkan Moammar Gadhafi yang kemudian dibunuh. Negara itu sekarang terpecah antara pemerintah di timur yang dipimpin Jenderal Libya Khalifa Haftar dan satu di Tripoli.



(Baca juga: Berburu Kuota Gratis, Siswa di Surabaya Ini 'Sekolah' di Warkop)

Konflik telah meningkat menjadi perang proksi regional yang dipicu oleh kekuatan asing yang mengerahkan senjata dan tentara bayaran ke negara itu.
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak