Korea Utara Akui Luncurkan Rudal Antarbenua Bahan Bakar Padat Baru Hwasong-18

Jum'at, 14 April 2023 - 08:10 WIB
loading...
Korea Utara Akui Luncurkan...
Rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat Hwasong-18. Foto/twitter/@nknewsorg
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) mengakui menguji rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat Hwasong-18 pada Kamis (13/4/2023).

Aksi itu dianggap prestasi bagi Korut tapi menuai kecaman luas di wilayah tersebut.



Media pemerintah melaporkan pada Jumat bahwa peluncuran tersebut diawasi Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Dia menggarisbawahi uji coba rudal tersebut akan secara efektif memajukan postur serangan balik negara tersebut.

Foto-foto peluncuran tersebut telah muncul, dan juga tampaknya menunjukkan keterlibatan putri muda Kim, yang terlihat pada uji coba rudal sebelumnya tahun ini.

Baca juga: FBI Tangkap Tersangka Pembocor Dokumen Pentagon

Korea Utara meluncurkan rudal balistik menuju Laut Jepang yang terbang sekitar 1.000 kilometer (621 mil) dan mendarat di luar zona ekonomi eksklusif Jepang pada Kamis.

Peluncuran tersebut mendorong otoritas Jepang mengeluarkan perintah evakuasi bagi penduduk pulau paling utara Jepang Hokkaido, yang dilaporkan menyebabkan penangguhan sementara kereta api berkecepatan tinggi dan transportasi jalan di utara negara itu.

Terlepas dari perintah evakuasi singkat yang dikeluarkan pada Kamis oleh pemerintah Jepang, laporan peluncuran pada Jumat menggarisbawahi bahwa tes tersebut tidak memiliki "dampak negatif" pada keselamatan negara-negara tetangga.

Korut merinci tahap pertama rudal jatuh di laut hanya 10 kilometer dari Semenanjung Hodo, dengan tahap kedua jatuh ke air sekitar 335 kilometer timur Provinsi Hamgyong Utara.

Jepang mengajukan protes terhadap Korea Utara melalui kedutaannya di Beijing, mencatat tindakan tersebut merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan global, menurut Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno.

Peluncuran itu terjadi di tengah terhentinya komunikasi lintas batas antara kedua Korea. Sejak Jumat pagi, Korut telah berhenti menanggapi panggilan reguler dari Korsel melalui saluran komunikasi antar-Korea, termasuk jalur militer dan kementerian unifikasi.

Penembakan rudal Korea Utara pada Kamis menandai peluncuran kesembilan tahun ini. Tahun lalu, Pyongyang meluncurkan 37 rudal balistik.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved