Non-Muslim Dilarang Kunjungi Masjid Al-Aqsa, Menteri Israel Ini Serbu Kota Tua Yerusalem
Kamis, 13 April 2023 - 00:50 WIB
loading...
Menteri Keamanan Nasional ekstremis Israel, Itamar Ben-Gvir, menyerbu Kota Tua di Yerusalem Timur yang diduduki. Foto/Ilustrasi
A
A
A
YERUSALEM - Menteri Keamanan Nasional ekstremis Israel , Itamar Ben-Gvir, menyerbu Kota Tua di Yerusalem Timur yang diduduki pada hari Rabu waktu setempat. Aksi itu dilakukan tak lama setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk sementara menghentikan kunjungan non-Muslim ke kompleks Masjid al-Aqsa .
Outlet Arabi 21 melaporkan saat berada di Kota Tua, menteri sayap kanan Israel itu mengecam keputusan Netanyahu yang menghentikan kunjungan non-Muslim ke kompleks tersebut sampai bulan suci Ramadan berakhir pada 20 atau 21 April.
Kota Tua Yerusalem Timur adalah daerah yang didominasi Palestina yang diduduki oleh Israel pada tahun 1967 dan berisi kompleks Masjid al-Aqsa, situs tersuci ketiga Islam.
"Ketika terorisme menyerang kita, kita harus menyerang balik dengan kekuatan besar, tidak menyerah pada keinginannya," kata Ben-Gvir tentang pembatasan masuk ke kompleks tersebut seperti dikutip dari New Arab, Kamis (13/4/2023).
Penghentian kunjungan ke Masjid al-Aqsa menyusul meningkatnya agresi Israel terhadap warga Palestina sejak awal Ramadan, termasuk penyerbuan kompleks yang sangat kejam minggu lalu yang menyebabkan ratusan jemaah Muslim terluka atau ditangkap.
Baca Juga: Israel Larang Non-Muslim Kunjungi Masjid Al-Aqsa hingga Ramadan Berakhir
Outlet Arabi 21 melaporkan saat berada di Kota Tua, menteri sayap kanan Israel itu mengecam keputusan Netanyahu yang menghentikan kunjungan non-Muslim ke kompleks tersebut sampai bulan suci Ramadan berakhir pada 20 atau 21 April.
Kota Tua Yerusalem Timur adalah daerah yang didominasi Palestina yang diduduki oleh Israel pada tahun 1967 dan berisi kompleks Masjid al-Aqsa, situs tersuci ketiga Islam.
"Ketika terorisme menyerang kita, kita harus menyerang balik dengan kekuatan besar, tidak menyerah pada keinginannya," kata Ben-Gvir tentang pembatasan masuk ke kompleks tersebut seperti dikutip dari New Arab, Kamis (13/4/2023).
Penghentian kunjungan ke Masjid al-Aqsa menyusul meningkatnya agresi Israel terhadap warga Palestina sejak awal Ramadan, termasuk penyerbuan kompleks yang sangat kejam minggu lalu yang menyebabkan ratusan jemaah Muslim terluka atau ditangkap.
Baca Juga: Israel Larang Non-Muslim Kunjungi Masjid Al-Aqsa hingga Ramadan Berakhir
Lihat Juga :