Rusia Tuding AS Buat Komponen Senjata Biologis di Ukraina

Rabu, 12 April 2023 - 07:20 WIB
loading...
Rusia Tuding AS Buat...
Petugas memeriksa sejumlah sampel berbahaya di laboratorium. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Amerika Serikat (AS) menggunakan Ukraina untuk membuat komponen senjata biologis. Peringatan itu diungkapkan Komandan Pasukan Pertahanan Nuklir, Biologi, dan Kimia Rusia Letnan Jenderal Igor Kirillov saat memberi pengarahan kepada Duma Negara pada Selasa (11/4/2023).

Letnan Jenderal Igor Kirillov mengatakan militer Rusia menemukan banyak bukti tentang hal ini di Donetsk, Luhansk, dan Kherson.

“Kami tidak ragu bahwa AS, dengan kedok memastikan keamanan hayati global, melakukan penelitian penggunaan ganda, termasuk pembuatan komponen senjata biologis, di dekat perbatasan Rusia,” papar Kirillov kepada anggota parlemen Rusia.

Dia mengatakan militer sampai pada kesimpulan ini setelah mewawancarai banyak saksi mata dan memeriksa sekitar 2.000 halaman dokumentasi yang ditemukan di Wilayah Kherson dan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk. Penyelidikan juga melibatkan satuan tugas parlemen dan penegak hukum federal.

Baca juga: Rusia Peringatkan Tumpahan Senjata Ukraina Untungkan Aktor Jahat Dunia

Moskow menyuarakan keprihatinan atas jaringan laboratorium rahasia yang didanai AS di Ukraina pada minggu-minggu awal konflik, dan sejak itu sering membuat bukti publik tentang program tersebut.

Pemerintah AS mengkonfirmasi keberadaan berbagai laboratorium itu Maret lalu, tetapi bersikeras itu tidak ilegal atau dimaksudkan untuk tujuan militer, meskipun faktanya sebagian besar dana mereka disalurkan melalui Pentagon.

Menurut Kirillov, penyelidikan telah mengidentifikasi individu tertentu yang terlibat dalam penelitian bio militer di wilayah AS dan Ukraina.

Dia juga mencatat fakta yang dipublikasikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia tidak diperdebatkan.

“Tidak seorang pun, termasuk negara-negara Barat, yang meragukan keaslian dokumen yang diterbitkan,” papar sang jenderal.

Moskow membawa masalah laboratorium biologi (biolab) ke PBB Oktober lalu, meminta penyelidikan internasional, tetapi mosi itu diblokir AS, Inggris, dan Prancis di Dewan Keamanan.

Program di Ukraina sebelumnya dikenal sebagai “Penelitian biologis bersama” tetapi sejak itu telah diganti namanya menjadi “Penelitian kontrol biologis”, menurut dokumen yang disajikan Kirillov pekan lalu.

AS menyalahkan dugaan "kampanye disinformasi Rusia" atas meningkatnya pengawasan publik terhadap biolab itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved