Rusia Peringatkan Tumpahan Senjata Ukraina Untungkan Aktor Jahat Dunia
Rabu, 12 April 2023 - 06:51 WIB
loading...
Para anggota kelompok militan Al Shabaab Somalia berparade selama demonstrasi mengumumkan integrasi mereka dengan al Qaeda, di Elasha, selatan ibukota Mogadishu 13 Februari 2012. Foto/REUTERS/Feisal Omar
A
A
A
MOSKOW - Senjata-senjata yang dikirim ke Ukraina oleh para pendukung Baratnya seringkali berakhir dengan menguntungkan aktor jahat di seluruh dunia.
Peringatan itu diungkapkan Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, pada Senin (10/4/2023).
Berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang risiko yang terkait dengan ekspor senjata, utusan Moskow mengklaim sementara negara-negara Barat mencoba mempromosikan "perilaku yang bertanggung jawab" atas perdagangan senjata, konflik Ukraina membuktikan "betapa tidak tulusnya klaim mereka" tentang masalah tersebut sebenarnya.
Nebenzia ingat Rusia telah “lama menekankan memompa rezim Kiev dengan senjata akan membawa senjata itu ke pasar gelap dan juga ke tangan kejahatan terorganisir dan teroris.”
Dia mengatakan itu “dapat dikonfirmasi oleh fakta,” mencatat lembaga penegak hukum di seluruh Eropa telah mengamati senjata tersebut mulai muncul di berbagai negara.
“Senjata semacam itu juga menyebar ke seluruh dunia, khususnya, (mereka menemukan) jalan mereka ke militan di Afrika. Kami semua mendengar para pemimpin Afrika mengatakan demikian,” ujar dia.
Baca juga: Mesir Disebut Bakal Kirim 40.000 Roket ke Rusia, Kremlin: Itu Laporan Palsu
Peringatan itu diungkapkan Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, pada Senin (10/4/2023).
Berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang risiko yang terkait dengan ekspor senjata, utusan Moskow mengklaim sementara negara-negara Barat mencoba mempromosikan "perilaku yang bertanggung jawab" atas perdagangan senjata, konflik Ukraina membuktikan "betapa tidak tulusnya klaim mereka" tentang masalah tersebut sebenarnya.
Nebenzia ingat Rusia telah “lama menekankan memompa rezim Kiev dengan senjata akan membawa senjata itu ke pasar gelap dan juga ke tangan kejahatan terorganisir dan teroris.”
Dia mengatakan itu “dapat dikonfirmasi oleh fakta,” mencatat lembaga penegak hukum di seluruh Eropa telah mengamati senjata tersebut mulai muncul di berbagai negara.
“Senjata semacam itu juga menyebar ke seluruh dunia, khususnya, (mereka menemukan) jalan mereka ke militan di Afrika. Kami semua mendengar para pemimpin Afrika mengatakan demikian,” ujar dia.
Baca juga: Mesir Disebut Bakal Kirim 40.000 Roket ke Rusia, Kremlin: Itu Laporan Palsu
Lihat Juga :