Bocoran Dokumen AS: Mesir Diam-diam Berencana Pasok 40.000 Roket ke Rusia

Selasa, 11 April 2023 - 17:22 WIB
loading...
Bocoran Dokumen AS:...
Bocoran dokumen AS menyebut Mesir diam-diam berencana pasok 40 ribu roket ke Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Isi detail dari sejumlah dokumen sangat rahasia intelijen Amerika Serikat (AS) yang bocor di dunia maya pada akhir pekan lalu terus bermunculan.

Terbaru, The Washington Post mengklaim Mesir berencana mengirimkan sekitar 40.000 roket secara diam-diam ke Rusia. Itu dilakukan pada awal perang.

Diduga bahwa Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memerintahkan persenjataan untuk diproduksi dan diangkut, meskipun menjadi salah satu sekutu terdekat Amerika di Timur Tengah.

Bagian dari dokumen tersebut, tertanggal 17 Februari, merangkum dugaan percakapan antara Presiden Sisi dan pejabat senior militer Mesir.

Baca Juga: Dokumen Rahasia AS: Ukraina Kehabisan Rudal S-300 Mei Nanti

Surat kabar yang berbasis di AS mengatakan laporan itu juga merujuk pada rencana untuk memasok Rusia dengan peluru artileri dan bubuk mesiu.

Presiden Sisi dilaporkan mengatakan kepada para pejabat untuk merahasiakan produksi dan pengiriman roket untuk menghindari masalah dengan Barat.

"Menanggapi pertanyaan mengenai dokumen dan kebenaran percakapan yang dijelaskannya, duta besar Ahmed Abu Zeid, juru bicara kementerian luar negeri Mesir, mengatakan bahwa 'posisi Mesir sejak awal didasarkan pada tidak terlibat dalam krisis ini dan berkomitmen untuk menjaga jarak yang sama dengan kedua belah pihak, sambil menegaskan dukungan Mesir terhadap piagam PBB dan hukum internasional,'" tulis The Washington Post seperti dikutip dari Sky News, Selasa (11/4/2023).

Baca Juga: AS Memata-matai Zelensky, Retas Komunikasi Presiden Ukraina

Ia menambahkan bahwa seorang pejabat pemerintah AS mengatakan: "Kami tidak mengetahui adanya pelaksanaan rencana itu."

Sky News tidak dapat memverifikasi bahwa keaslian dokumen yang bocor.

Namun, para pejabat AS telah mengatakan kepada sejumlah outlet berita Amerika bahwa itu tampak asli. Ukraina sendiri telah membantah bahwa ini adalah masalahnya.

Baca Juga: Geger Bocornya Dokumen Militer Sangat Rahasia, AS Cari Pembocornya
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved