Dokumen Pentagon: Mata-mata Israel Dorong Protes Menentang Netanyahu

Senin, 10 April 2023 - 20:14 WIB
loading...
Dokumen Pentagon: Mata-mata...
Pengunjuk rasa menentang perombakan peradilan di Tel Aviv, Israel, 1 April 2023. Foto/REUTERS/Ilan Rosenberg
A A A
TEL AVIV - Agen mata-mata Israel Mossad mendorong stafnya dan masyarakat umum mengambil bagian dalam protes besar-besaran terhadap rencana reformasi peradilan yang diusulkan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.

Kabar ini berdasarkan laporan bocoran dokumen dari Pentagon.

Penilaian tersebut dimasukkan dalam Central Intelligence Update dari 1 Maret, ditemukan di antara kumpulan dokumen sensitif dari Departemen Pertahanan AS yang baru-baru ini muncul online, menurut laporan pada Minggu (9/4/2023) oleh beberapa outlet, termasuk Washington Post dan New York Times (NYT).

Pada "awal hingga pertengahan Februari", para komandan tertinggi dinas intelijen asing Israel "menganjurkan pejabat Mossad dan warga negara Israel memprotes reformasi yudisial yang diusulkan Pemerintah Israel yang baru, termasuk beberapa seruan eksplisit untuk bertindak yang mencela Pemerintah Israel," penilaian tersebut terungkap, seperti dikutip oleh media.

Baca juga: Rusia Kerahkan Pasukan Pembunuh Tank ke Medan Perang Ukraina

Memo itu tidak berisi nama-nama pemimpin Mossad yang diduga melakukan seruan itu, atau rincian lainnya.

Pada Minggu, kantor Netanyahu merilis pernyataan atas nama Mossad, menolak laporan tersebut dan mengecam penilaian tersebut sebagai “bohong dan tanpa dasar apapun.”

"Mossad dan personel seniornya sama sekali tidak terlibat dalam masalah demonstrasi dan berdedikasi pada nilai pelayanan kepada negara yang telah memandu Mossad sejak didirikan," bunyi pernyataan itu.

Dalam artikelnya NYT mengklaim, mengutip seorang pejabat pertahanan yang tidak disebutkan namanya, bahwa Kepala Mossad David Barnea memang mengizinkan beberapa staf junior badan tersebut untuk berpartisipasi dalam protes, tetapi hanya dalam kapasitas tidak resmi.

Bulan lalu, beberapa ratus mantan pegawai Mossad, termasuk lima mantan ketuanya, juga menandatangani pernyataan mengecam reformasi peradilan.

Ratusan ribu orang telah turun ke jalan-jalan di seluruh Israel sejak Januari, setelah Netanyahu mengusulkan perubahan hukum yang akan memungkinkan parlemen mengesampingkan keputusan Mahkamah Agung dengan suara mayoritas sederhana, memberi pemerintah lebih banyak kekuasaan dalam menunjuk hakim, dan membatasi kemampuan hakim pengadilan tinggi untuk meninjau undang-undang yang dianggapnya "tidak masuk akal".

Pada akhir Maret, PM memecat Menteri Pertahanan Yoav Gallant karena secara terbuka menantang perombakan tersebut.

Gallant memperingatkan keretakan yang ditimbulkannya di masyarakat memengaruhi Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dan menjadi "bahaya yang jelas dan langsung serta nyata bagi keamanan negara."

Beberapa hari kemudian, Netanyahu menyerah pada tekanan dan menangguhkan reformasi, dengan mengatakan diperlukan beberapa pekan untuk merundingkan perubahan dengan oposisi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved