China Sanksi Duta Besar de Facto Taiwan untuk AS

Jum'at, 07 April 2023 - 13:14 WIB
loading...
China Sanksi Duta Besar...
China sanksi Duta Besar de Facto Taiwan untuk AS, Hsiao Bi-khim. Foto/Taiwan News
A A A
BEIJING - China telah mengumumkan sanksi baru terhadap duta besar de facto Taiwan untuk Amerika Serikat (AS) setelah kunjungan profil tinggi Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ke negara itu.

Media pemerinatah China, Jumat (7/4/2023), melaporkan Hsiao Bi-khim dan anggota keluarganya akan dilarang memasuki daratan China, Hong Kong, dan Makau, sementara perusahaan yang terhubung dengan Hsiao tidak akan diizinkan untuk bekerja sama dengan organisasi serta individu China daratan, seperti dilansir dari Al Jazeera.

Kantor Urusan Taiwan China mengumumkan sanksi tersebut setelah Tsai, yang Partai Progresif Demokratiknya mendukung identitas Taiwan yang terpisah dari China daratan, bertemu dengan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di California. Pertemuan ini memicu kecaman dari Beijing.

Baca Juga: Seteru Memanas, AS dan China Saling Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Taiwan

China mengklaim Taiwan, yang diperintah sendiri, sebagai bagian dari wilayahnya dan mengancam akan menyatukan kembali pulau itu dengan daratan dengan paksa jika perlu.

Beijing memberlakukan sanksi terhadap Hsiao dan beberapa pejabat Taiwan lainnya pada Agustus lalu setelah mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengunjungi pulau itu.

Taiwan telah menjalin hubungan yang lebih dekat dengan AS di bawah pemerintahan Tsai Ing Wen di tengah meningkatnya kekhawatiran akan invasi China, meskipun Washington, seperti kebanyakan pemerintah, tidak secara resmi mengakuinya sebagai sebuah negara.

Baca Juga: Perseteruan Memanas, Kapal Induk China Dekati Taiwan

Taiwan hanya memiliki 13 sekutu diplomatik yang tersisa setelah Honduras bulan lalu memutuskan hubungan demi mengakui Beijing, yang menolak mempertahankan hubungan resmi dengan negara mana pun yang mengakui Taipei.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved