Pria Iran Siram Wanita Tak Berjilbab dengan Yoghurt, Pelaku Kini Diburu
Minggu, 02 April 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Amini, seorang wanita Kurdi Iran, meninggal pada 16 September tak lama setelah ditangkap oleh polisi moralitas di Teheran karena diduga melanggar aturan berpakaian oleh negara untuk wanita.
Kematiannya memicu berbulan-bulan protes anti-rezim nasional yang akhirnya mereda karena tindakan keras yang mematikan oleh aparat Iran.
Wanita yang melanggar kode berpakaian ketat Iran berisiko dilecehkan dan ditangkap oleh polisi moralitas negara tersebut.
Di bawah aturan berpakaian ini, wanita diharuskan menutupi rambut mereka sepenuhnya di depan umum dan mengenakan pakaian panjang yang longgar.
“Penghapusan jilbab adalah sama saja dengan permusuhan dengan rezim dan nilai-nilainya," ungkap kantor berita semi-resmi Fars mengutip kepala kehakiman Iran Gholamhossein Mohseni-Ejei sebelumnya pada Sabtu.
Mohseni-Ejei menambahkan wanita yang tidak menutupi rambut mereka “akan dihukum.”
Kematiannya memicu berbulan-bulan protes anti-rezim nasional yang akhirnya mereda karena tindakan keras yang mematikan oleh aparat Iran.
Wanita yang melanggar kode berpakaian ketat Iran berisiko dilecehkan dan ditangkap oleh polisi moralitas negara tersebut.
Di bawah aturan berpakaian ini, wanita diharuskan menutupi rambut mereka sepenuhnya di depan umum dan mengenakan pakaian panjang yang longgar.
“Penghapusan jilbab adalah sama saja dengan permusuhan dengan rezim dan nilai-nilainya," ungkap kantor berita semi-resmi Fars mengutip kepala kehakiman Iran Gholamhossein Mohseni-Ejei sebelumnya pada Sabtu.
Mohseni-Ejei menambahkan wanita yang tidak menutupi rambut mereka “akan dihukum.”
(sya)
Lihat Juga :