Presiden Belarusia: Uni Eropa Butuh Rusia untuk Bertahan Hidup

Minggu, 02 April 2023 - 05:01 WIB
loading...
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Foto/REUTERS
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko memperingatkan dunia saat ini menyaksikan “kehancuran Eropa”. Peringatan itu muncul saat pidato tahunan kepada parlemen nasional pada Jumat (31/3/2023).

“Separuh bagian barat benua itu kehilangan kemerdekaannya karena negara-negara berubah menjadi satelit AS,” ungkap dia.

Lukashenko percaya hanya bersatu dengan Rusia yang dapat menghentikan proses tersebut.

“Kebijakan Uni Eropa, baik asing maupun internal, telah sepenuhnya tunduk pada kepentingan AS,” papar Lukashenko menguraikan, saat dia menuduh para pemimpin Eropa Barat kurang memiliki kemauan politik untuk membuat negara mereka benar-benar mandiri dalam urusan internasional.

Menurut Lukashenko, AS telah lama menerapkan kebijakan penindasan ekonomi terhadap UE.

“Munculnya mata uang kompetitif blok itu sendiri, euro, telah mendorong AS untuk mulai mencekik subyeknya,” ujar dia.

Baca juga: Brutal! Pasukan Israel Bunuh Pemuda Palestina di Masjid Al-Aqsa

Washington juga menggunakan konflik yang sedang berlangsung di Ukraina untuk “menghentikan” Eropa, menurut presiden Belarusia itu.

“Satu-satunya jalan keluar bagi UE adalah bergabung dengan Rusia,” papar Lukashenko.

Dia menambahkan, “Eropa hanya bisa bertahan bersama kami, terutama dengan Rusia.”

“Jika Rusia dan Eropa bersatu, itu akan menjadi pembangkit tenaga listrik yang tidak dapat dikalahkan oleh siapa pun,” ujar dia.

Pernyataan itu dibuat saat Rusia meluncurkan konsep kebijakan luar negerinya yang telah direvisi. Dokumen tersebut, yang menguraikan prioritas strategis negara, menyebut “kebijakan anti-Rusia” oleh Amerika Serikat (AS) sebagai ancaman besar bagi perdamaian internasional.

Pada saat yang sama, Moskow menyatakan tidak menganggap negara-negara Barat sebagai musuh dan siap untuk berdialog dan bekerja sama atas dasar saling menghormati.

Perkembangan terbaru terjadi di tengah konflik militer yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

Uni Eropa telah mengikuti AS dalam mendukung Kiev dengan bantuan militer dan keuangan sambil menampar Moskow dengan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

UE juga telah mencoba menolak impor minyak dan gas Rusia, yang berdampak negatif pada beberapa negara Eropa yang sebelumnya sangat bergantung pada impor energi Rusia, seperti Jerman.

Namun demikian, pemerintah Jerman mengumumkan pada Januari bahwa negara itu akan menghindari resesi tahun ini.

Namun, lembaga pemeringkat kredit Fitch memperkirakan awal bulan ini ekonomi Jerman akan memasuki resesi pada akhir 2023.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved