Jenderal Tertinggi AS Sebut Mustahil Usir Tentara Rusia dari Ukraina Tahun Ini
Sabtu, 01 April 2023 - 09:10 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, Jenderal Milley tidak bermaksud mematahkan semangat perjuangan Ukraina. "Ukraina tentu saja memiliki hak untuk itu [mengusir tentara Rusia] dan berada di landasan moral yang tinggi," ujarnya.
Panglima Militer Amerika itu juga menegaskan bahwa Rusia telah gagal baik secara strategis maupun taktis dalam perangnya di Ukraina.
Ini bukan pertama kalinya Milley menyuarakan skeptisisme tentang kemenangan militer Ukraina. Pada konferensi pers di bulan November, dia mengatakan kemungkinan Kiev merebut Krimea dalam waktu dekat tidak tinggi.
Awal pekan ini, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Yuriyovych Reznikov mengatakan bahwa pasukan Kiev akan menggunakan tank Leopard Jerman yang baru dikirim untuk menyerang ke berbagai arah, mulai April atau Mei.
Zelensky sendiri tidak begitu yakin dengan mengatakan bahwa Kiev sedang menunggu lebih banyak pengiriman senjata dan amunisi dari Barat, dan menyebut situasi di garis depan "tidak menguntungkan".
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba telah mendesak AS dan sekutunya untuk terus mengirimkan senjata dan uang ke Ukraina, bahkan jika serangan itu tidak mencapai 100% dari tujuannya.
Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Andrey Melnik mengatakan kepada outlet Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung bahwa serangan itu belum siap.
Panglima Militer Amerika itu juga menegaskan bahwa Rusia telah gagal baik secara strategis maupun taktis dalam perangnya di Ukraina.
Ini bukan pertama kalinya Milley menyuarakan skeptisisme tentang kemenangan militer Ukraina. Pada konferensi pers di bulan November, dia mengatakan kemungkinan Kiev merebut Krimea dalam waktu dekat tidak tinggi.
Awal pekan ini, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Yuriyovych Reznikov mengatakan bahwa pasukan Kiev akan menggunakan tank Leopard Jerman yang baru dikirim untuk menyerang ke berbagai arah, mulai April atau Mei.
Zelensky sendiri tidak begitu yakin dengan mengatakan bahwa Kiev sedang menunggu lebih banyak pengiriman senjata dan amunisi dari Barat, dan menyebut situasi di garis depan "tidak menguntungkan".
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba telah mendesak AS dan sekutunya untuk terus mengirimkan senjata dan uang ke Ukraina, bahkan jika serangan itu tidak mencapai 100% dari tujuannya.
Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Andrey Melnik mengatakan kepada outlet Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung bahwa serangan itu belum siap.
Lihat Juga :