Uskup Metropolitan Pavel Khawatir Biara Ortodoks Timur Diserbu Tentara Ukraina

Sabtu, 01 April 2023 - 05:30 WIB
loading...
Uskup Metropolitan Pavel...
Gedung biara Kiev-Pechersk Lavra di Kiev, Ukraina. Foto/sputnik
A A A
KIEV - Uskup Metropolitan Pavel, wakil dari Kiev-Pechersk Lavra di ibu kota Ukraina, mengatakan pada Jumat (31/3/2023) bahwa dia khawatir terjadi serangan terhadap biara gua Ortodoks Timur paling cepat pada Jumat malam.

"Kami baru saja mengetahui rencana mereka ... untuk meluncurkan serangan pukul dan rebut di Lavra. Orang-orang kami telah mendengar orang-orang ini berbicara di telepon saat mereka merencanakan serangan itu," ujar dia dalam pidato melalui video.

Selusin penentang Gereja Ortodoks Ukraina (UOC) kanonik telah berkumpul di luar Lavra di mana para biarawan yang setia kepada UOC bersembunyi selama dua hari.

Para biarawan menentang perintah pemerintah Ukraina untuk mengosongkan biara.

Cagar Budaya dan Sejarah Kiev-Pechersk Nasional Ukraina memberi para biarawan waktu hingga 29 Maret untuk meninggalkan biara gua yang luas itu setelah komisi antardepartemen Ukraina menuduh UOC melanggar ketentuan perjanjian tentang penggunaan properti negara.

Baca juga: Putin Setujui Doktrin Kebijakan Luar Negeri Baru, Sebut Barat Lemahkan Rusia

Menteri Kebudayaan Ukraina Oleksandr Tkachenko mengatakan para biarawan dapat tinggal jika mereka bergabung dengan Gereja Ortodoks skismatis Ukraina.

Keputusan pemerintah Ukraina itu diduga "distimulasi melalui kerja sama para spesialis dan petugas penegak hukum."

Sejak awal operasi militer khusus Rusia, otoritas Ukraina telah mengintensifkan tindakan keras mereka terhadap Gereja Ortodoks Ukraina dari Patriarkat Moskow.

Pada bulan Januari, pemerintah Ukraina mengajukan RUU kepada parlemen untuk melarang kegiatan organisasi keagamaan yang "berafiliasi dengan Rusia" di negara tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved