Pemimpin Negara yang Mengunjungi Ukraina saat Perang dengan Rusia

Jum'at, 31 Maret 2023 - 18:05 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan bahwa proses untuk memasukkan Ukraina dalam blok Uni Eropa merupakan jalan yang harus dilalui. Draghi datang mengunjungi Ukraina untuk pertama kalinya sejak perang Rusia yang dimulai pada akhir Februari 2022.

Kunjungan itu dalam rangka ingin menunjukkan dukungan Roma kepada Kiev. Draghi menyatakan Italia akan mendukung penyelidikan atas dugaan kejahatan perang Rusia.


4. Presiden Amerika Serikat


Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengunjungi Ukraina pada Senin (20/2/2023). Dia bertemu dengan Presiden Zelensky untuk menegaskan bahwa Washington tidak goyah dan berkomitmen terhadap demokrasi, kedaulatan, dan integritas wilayah Ukraina.

Dalam pertemuannya itu, Biden mengumumkan akan melakukan pengiriman peralatan penting, seperti amunisi artileri, sistem anti-lapis baja, dan radar pengawasan udara untuk melindungi rakyat Ukraina dari pengeboman udara oleh Rusia.


5. Presiden Indonesia


Presiden Indonesia Joko Widodo melakukan kunjungan ke Ukraina pada Rabu (29/6/2022) untuk menunjukkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap negara itu.

Presiden Jokowi menekankan bahwa penyelesaian secara damai dan semangat perdamaian tidak boleh goyah begitu saja. Dia menawarkan bantuan, termasuk obat-obatan, dan membangun rumah sakit di sekitar Kiev.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan ajakan langsung kepada Presiden Zelensky untuk menghadiri KTT G20 yang diselenggarakan di Bali pada November 2022. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki komitmen untuk terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Ukraina.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved